Tampilkan postingan dengan label Cerita Panas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Panas. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 November 2012

ohh nikmatnya janda muda hot|montok|bahenol ini |cerita sexs

Cerita dewasa terbaru kali ini banget-mojok kembali update untuk pemirsa setia dengan cerita dewasa foto hot|cerita ngentot|bugil|ML|. Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+Cerita dewasa yang kami tayangkan tidak kalah kualitas dengan situs penyedia cerita dewasa lainnya, semua konten yang ada di banget-mojok kususnya cerita dewasa kami dapatkan dari kiriman pemirsa setia banget-mojok.blogspot.com juga kumpulan cerita dewasa paling seru pada pengalaman hidup seseorang, semua ini lumayan hot pastinya  dan lumayan membuat fresh pikiran

Peristiwa itu bermula ketika aku berkeinginan untuk mencari tempat kos-kosan di Surabaya. Pada saat itu, pencarian tempat kost-kostan ternyata membuahkan hasil. Setelah aku menetap di tempat kost-kostan yang baru, aku berkenalan dengan seorang wanita, sebut saja namanya Varia. Usia Varia saat itu baru menginjak 30 tahun dengan status janda Tionghoa beranak satu.

Perkenalanku semakin berlanjut. Pada saat itu, aku baru saja habis mandi sore. Aku melihat Varia sedang duduk-duduk di kamarnya sambil nonton TV. Kebetulan, kamarku dan kamarnya bersebelahan. Sehingga memudahkanku untuk mengetahui apa yang diperbuatnya di kamarnya.

Dengan hanya mengenakan handuk, aku mencoba menggoda Varia. Dengan terkejut ia lalu meladeni olok-olokanku. Aku semakin berani mengolok-oloknya. Akhirnya ia mengejarku. Aku pura-pura berusaha mengelak dan mencoba masuk ke kamarku. Eh.. ternyata dia tidak menghentikan niatnya untuk memukulku dan ikut masuk ke kamarku.

"Awas kau.. entar kuperkosa baru tahu.." gertaknya.
"Coba kalau berani.." tantangku penuh harap.

Aku menatap matanya, kulihat, ada kerinduan yang selama ini terpendam, oleh jamahan lelaki. Kemudian, tanpa dikomando ia menutup kamarku. Aku yang sebenarnya juga menahan gairah tidak membuang-buang kesempatan itu.

Aku meraih tangannya, Varia tidak menolak. Kemudian kami sama-sama berpagutan bibir. Ternyata, wanita cantik ini sangat agresif. Belum lagi aku mampu berbuat lebih banyak, ternyata ia menyambar handuk yang kukenakan. Ia terkejut ketika melihat kejantananku sudah setengah berdiri. Tanpa basa-basi, ia menyambar kejantananku serta meremas-remasnya.

"Oh.. ennaakk.. terussh.." desisanku ternyata mengundang gairahnya untuk berbuat lebih jauh. Tiba-tiba ia berjongkok, serta melumat kepala kontolku.

"Uf.. Sshh.. Auhh.. Nikmmaat.." Ia sangat mahir seperti tidak memberikan kesempatan kepada untuk berbuat tanya.

Dengan semangat, ia terus mengulum dan mengocok kontolku. Aku terus dibuai dengan sejuta kenikmatan. Sambil terus mengocok, mulutnya terus melumat dan memaju-mundurkan kepalanya.

"Oh.. aduhh.." teriakku kenikmatan.

Akhirnya hampir 10 menit aku merasakan ada sesuatu yang mendesak hendak keluar dari kontolku.

"Oh.. tahann.. sshh. Uh.. aku mau kkeluaar.. Oh.."

Dengan seketika muncratlah air maniku ke dalam mulutnya. Sambil terus mencok dan mengulum kepala kontolku, Varia berusaha membersihkan segala mani yang masih tersisa.

Aku merasakan nikmat yang luar biasa. Varia tersenyum. Lalu aku mencium bibirnya. Kami berciuman kembali. Lidahnya terus dimasukkan ke dalam mulutku. Aku sambut dengan mengulum dan menghisap lidahnya.

Perlahan-lahan kejantananku bangkit kembali. Kemudian, tanpa kuminta, Varia melepaskan seluruh pakaiannya termasuk bra dan CDnya. Mataku tak berkedip. Buah dadanya yang montok berwarna putih mulus dengan puting yang kemerahan terasa menantang untuk kulumat. Kuremas-remas lembut payudaranya yang semakin bengkak.

"Ohh.. Teruss Ted.. Teruss.." desahnya.

Kuhisap-hisap pentilnya yang mengeras, semnetara tangan kiriku menelusuri pangkal pahanya. Akhirnya aku berhasil meraih belahan yang berada di celah-celah pahanya. Tanganku mengesek-geseknya. Desahan kenikmatan semakin melenguh dari mulutnya. Kemudian ciumanku beralih ke perut dan terus ke bawah pusar. Aku membaringkan tubuhnya ke kasur. Tanpa dikomando, kusibakkan pahanya. Aku melihat vaginanya berwarna merah muda dengan rumput-hitam yang tidak begitu tebal.

Dengan penuh nafsu, aku menciumi memeknya dan kujilati seluruh bibir kemaluannya.

"Oh.. teruss.. Ted.. Aduhh.. Nikmat.."

Aku terus mempermainkan klitorisnya yang lumayan besar. Seperti orang yang sedang mengecup bibir, bibirku merapat dibelahan vaginanya dan kumainkan lidahku yang terus berputar-putar di kelentitnya seperti ular cobra.

"Ted.. oh.. teruss sayangg.. Oh.. Hhh."

Desis kenikmatan yang keluar dari mulutnya, semakin membuatku bersemangat. Kusibakkan bibir kemaluannya tanpa menghentikkan lidah dan sedotanku beraksi.

"Srucuup-srucuup.. oh.. Nikmat.. Teruss.. Teruss.." teriakannya semakin merintih.

Tiba-tiba ia menekankan kepalaku ke memeknya, kuhisap kuat lubang memeknya. Ia mengangkat pinggul, cairan lendir yang keluar dari memeknya semakin banyak.

"Aduhh.. Akku.. keluuaarr.. Oh.. Oh.. Croot.. Croot."

Ternyata Varia mengalami orgasme yang dahsyat. Sebagaimana yang ia lakukan kepadaku, aku juga tidak menghentikan hisapan serta jilatan lidahku dari memeknya. Aku menelan semua cairan yang kelyuar dari memeknya. Terasa sedikit asin tapi nikmat.

Varia masih menikmati orgasmenya, dengan spontan, aku memasukkan kontolku ke dalam memeknya yang basah. Bless..

"Oh.. enakk.."

Tanpa mengalami hambatan, kontolku terus menerjang ke dalam lembutnya vagina Varia.

"Oh.. Variaa.. sayang.. enakk."

Batang kontolku sepeti dipilin-pilin. Varia yang mulai bergairah kembali terus menggoyangkan pinggulnya.

"Oh.. Ted.. Terus.. Sayang.. Mmhhss.."

Kontolku kuhujamkan lagi lebih dalam. Sekitar 15 menit aku menindih Varia.. Lalu ia meminta agar aku berada di bawah.

"Kamu di bawah ya, sayang.." bisiknya penuh nikmat.

Aku hanya pasra. Tanpa melepaskan hujaman kontolku dari memeknya, kami merobah posisi. Dengan semangat menggelora, kontolku terus digoyangnya. Varia dengan hentakan pinggulnya yang maju-mundur semakin menenggelamkan kontolku ke liang memeknya.

"Oh.. Remas dadaku.. Sayaangg. Terus.. Oh.. Au.. Sayang enakk.." erangan kenikmatan terus memancar dari mulutnya.
"Oh.. Varia.. terus goyang sayang.." teriakku memancing nafsunya.

Benar saja. Kira-kira 15 menit kemudian goyang pinggulnya semakin dipercepat. Sembari pinggulnya bergoyang, tangannya menekan kuat ke arah dadaku. Aku mengimbanginya dengan menaikkan pinggulku agar kontolku menghujam lebih dalam.

"Tedii.. Ah.. aku.. Keluuaarr, sayang.. Oh.."

Ternyata Varia telah mencapai orgasme yang kedua. Aku semakin mencoba mengayuh kembali lebih cepat. Karena sepertinya otot kemaluanku sudah dijalari rasa nikmat ingin menyemburkan sperma.

Kemudian aku membalikkan tubuh Varia, sehingga posisinya di bawah. Aku menganjal pinggulnya dengan bantal. Aku memutar-mutarkan pinggulku seperti irama goyang dangdut.

"Oh.. Varia.. Nikmatnya.. Aku keluuarr.."

Crott.. Crott.. Tttcrott.

Aku tidak kuat lagi mempertahankan sepermaku.. Dan langsung saja memenuhi liang vagina Varia.

"Oh.. Ted.. kau begitu perkasa."

Telah lama aku menantikan hal ini. Ujarnya sembari tangannya terus mengelus punggungku yang masih merasakan kenikmatan karena, Varia memainkan otot kemaluannya untuk meremas-remas kontolku.

Kemudian, tanpa kukomando, Varia berusaha mencabut kontolku yang tampak mengkilat karena cairan spermaku dan cairan memeknya. Dengan posisi 69, kemudian ia meneduhi aku dan langsung mulutnya bergerak ke kepala kontolku yang sudah mulai layu. Aku memandangi lobang memeknya. Varia terus mengulum dan memainkan lidahnya di leher dan kepala kontolku. Tangan kanannya terus mengocok-ngocok batang kontolku. Sesekali ia menghisap dengan keras lobang kontolku. Aku merasa nikmat dan geli.

"Ohh.. Varia.. Geli.." desahku lirih.

Namun Varia tidak peduli. Ia terus mengecup, mengulum dan mengocok-ngocok kontolku. Aku tidak tinggal diam, cairan rangsangan yang keluar dari vagina varia membuatku bergairah kembali. Aku kemudian mengecup dan menjilati lobang memeknya. Kelentitnya yang berada di sebelah atas tidak pernah aku lepaskan dari jilatan lidahku. Aku menempelkan bibirku dikelentit itu.

"Oh.. Ted.. nikmat.. ya.. Oh.." desisnya.

Varia menghentikan sejenak aksinya karena tidak kuat menahan kenikmatan yang kuberikan.

"Oh.. Terus.. Sss." desahnya sembari kepalanya berdiri tegak.

Kini mememeknya memenuhi mulutku. Ia menggerak-gerakkan pinggulnya.

"Ohh.. Yaahh. Teruss.. Oh.. Ooohh" aku menyedot kuat lobang vaginanya.
"Ted.. Akukk ohh.. Keluuaarra.. Ssshhss.."

Ia menghentikan gerakannya, tapi aku terus menyedot-nyedot lobang memeknya dan hampir senmua cairan yang keuar masuk kemulutku. Kemudian dengan sisa-sisa tenaganya, kontolku kembali menjadi sasaran mulutnya. Aku sangat suka sekali dan menikmatinya. Kuakui, Varia merupakan wanita yang sangat pintar membahagiakan pasangannya.

Varia terus menghisap dan menyedoti kontolku sembari mengocok-ngocoknya. Aku merasakan nikmat yang tiada tara.

"Oh.. Varia.. Teruss.. Teruss.." rintihku menahan sejuta kenikmatan. Varia terus mempercepat gerakan kepalanya.
"Au.. Varia.. Aku.. Keluuarr.. Oh.."

Croott.. Croott.. Croot..

Maniku tumpah ke dalam mulutnya. Sementara varia seakan tidak merelakan setetespun air maniku meleleh keluar.

"Terimakasih sayang.." ucapku..

Aku merasa puas.. Ia mengecup bibirku.

"Ted.. mungkinkah selamanya kita bisa seperti ini. Aku sangat puas dengan pelayananmu. Aku tidak ingin perbuatan ini kau lakukan dengan wanita lain. Aku sangat puas. Biarlah aku saja yang menerima kepuasan ini." Aku hanya terdiam.

Sejak saat itu, aku sering meniduri di kamarnya, selalu dalam keadaan telanjang bulat, terkadang dia juga tidur di dalam kamar kostku, tentu saja dengan mengendap-endap. Terkadang, kami tidur saling tumpang tindih, membentuk posisi 69, aku tertidur dengan menghirup aroma segar kemaluannya, sedangkan Varia mengulum penisku. Di kala pagi, penisku selalu ereksi, diemut-emutnya penisku yang ereksi itu, sementara aku dengan cueknya tetap tidur sambil menikmati oralnya, terkadang aku jilat kemaluannya karena gemas.

Tamat

Sabtu, 24 November 2012

cerita dewasa ngentot ABG perawan pemalu

Cerita dewasa terbaru kali ini banget-mojok kembali update untuk pemirsa setia dengan cerita dewasa foto hot|cerita ngentot|bugil|ML|. Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita dewasa yang kami tayangkan tidak kalah kualitas dengan situs penyedia cerita dewasa lainnya, semua konten yang ada di banget-mojok kususnya cerita dewasa kami dapatkan dari kiriman pemirsa setia banget-mojok.blogspot.com juga kumpulan cerita dewasa paling seru pada pengalaman hidup seseorang, semua ini lumayan hot pastinya  dan lumayan membuat fresh pikiran
Ngentot ABG bugil 17 tahun perawan dan pemalu “  ini cerita dewasa ngentot ABG 17 tahun ini berawal dari perkenalan kami di chating! perkenalan pertama sudah cukup lama sich sekitar Akhir Bulan Desember 2011 yang lalu namun Eksekusex di gadis perawan baru kemarin malam!hihihihiii……….ok ceritanya 3 hari yang lalu setelah saya sampai dijakarta saya tumben online untuk pertama kalinya setelah hampir sebulan puasa penuh terhadap internet dan tak ada angin tak ada hujan ni cewek cantik menyapa gw di chating!
” Hallow bos! kok tumben ni Online lagi? ungkap si ABG Perawan 17 tahun ini
yah gw bilang aja kondisi gw sesunguhnya kaya diatas tadi dan akhirnya ni ABG kuatir banget dengan keadaan gw pas gw tugas disana!hihihihihi……dan setelah hampir seharian chating dengan ni ABG pemalu di YM! akhirnya luluh juga ni cewek oleh rayuan maut gw! jurus pamungkas satu berhasil!he3 dan akhirnya gw mendapatkan nomer telp tu cewek yang keliatan di pict YMnya sunguh muda dan cantik!
keesokan harinya gw online lagi dan terus gw serang dengan jurus andalan gw dan akhirnya ABG perawan ini bersedia kopi darat dengan gw di sebuah Mall! dan tanpa pajang lebar kemarin gw ketemu ama ni Gadis ABG indonesia ini dan ngomong ngalur ngidul ampe larut malam! lagi gw yang curhat lagi ni cewek yang curhat dan tak terasa para bencong sudah berkeliaran di sekitar mall dan itu pertanda udah jam 11 malam dan si Gadis Perawan ini mengatakan dia ga berani pulang sendirian ke rumahnya! katanya takut dimarahin ortunya dan dia segera menelphone ibuknya untuk mengatakan dia menginap di salah seorang teman cewek di sekolahnya! kebetulan ni cewek baru kelas 3 SMU! wow gw jadi pengen ngentot ama si gadis smu perawan ini! dan akhirnya gw menawarkan pilihan untuk menginap di rumah gw atau nyari hotel dan si ABG SMU ini minta supaya diantar nyari Hotel!yessss dalam hati gw!kesempatan sudah mulai terbuka lebar untuk dapat ngentot gadis bugil SMU ini! dan setelah mendapatkan sebuah hotel yang suasananya bisa dibilang cukup elite dan mahal!busetttt ni cewek SMU bawa Credit Card banyak banget ya! ehhh ternyata ooohhh ternyata dia seorang anak konglomerat di jakarta! asik udah cantik kaya lagi! cowok matre mode : ON!
dan disana kami lagi melanjutkan curhatan kami di mall tadi dan tak terasa jam menunjukan pukul 3 pagi dan ni cewek SMU kaya udah ngantuk berat kayaknya! dan gw menyuruhnya untuk segera tidur!ehhhhh beneran dia tidur!busetttttttt kaga ngerti banget si ni gadis! dan akhirnya gw memeluknya dari samping dan dia billang ga berani sayang! jangan sekarang ya!
aduhhhhhhh gw udah parnok ni masa nginep berdua ama cewek di hotel ga dapat ngentotin ABG bugil 17 tahun perawan ini! dan akhirnya pelan2 gw rayu dia dan mengatakan bahwa gw sayang banget ama dia dan bersedia menjadi Suaminya dia kelak dikemudian hari! akhirnya dia bersedia menyerahkan keperawannya kepada gw! rupanya ni gadis cantik ini pura pura malu padahal dia mau!
ngentot abg SMU bugil 17 tahun telanjang
hihihihihi….. langsung aja gw hajar tu gadis bugil 17tahun ampe dia engos engosan, gw jilatin tu memek tu gadis bugil SMU dan dia cuman pasrah aja! reaksi dia payah bro ga pinter ngentot ternyata ni ABG bugil! ga pernah nonton video bokep apa ni anak ingusan yah!hihihihihi…gw ga peduli yang penting gw dapat memasukan ajak kontol gw ke memeknya aja udah seneng banget! gw suruh dia blow jobin kontol gw ehhhh ni orang ga mau! jijik katanya! anjing……. ga pa2 dech dan akhirnya gw ngentot ama Gadis Bugil 17tahun ABG ini! segitu dulu ya gw lagi capek banget soalnya nulis cerita ngentot ama  ABG bugil 17 tahun perawan dan pemalu ini gw jadi ngaceng lagi pengen ngentotin tu gadis bugil SMU 17tahun itu lagi!hihihihiii…
ni ada sedikit olah oleh gambar ABG 17 tahun perawan dan pemalu itu sayang dia ga mau diphoto bugil! soory ya bos photonya ga ada yang bugil dia masih malu2 sich ngentot pertama kali dengan gw nanti kalau dia udah berani bugil di depan kamera ntar gw posting lagi dech khusus buat pengemar setia situs cewek telanjang dan gadis bugil 17tahun indonesia ini!


Jumat, 23 November 2012

cerita dewasa | rejeki ngentot saat ku jaga rumah

cerita dewasa|ml|ngentot|bugil hot terbaru banget-mojok kembali update dengan informasi menarik, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
hubungan sexs | cara berhubungan sexs yang sehat| info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil
, Note semua foto, tempat kejadian dan cerita dalam artikel ini hanyalah fiksi belakang.
"Cerita Dewasa Rejeki Ngentot saat Ku jaga Rumah"
Peristiwa ini berlangsung beberapa bulan yang lalu di awal 2012. Di Sabtu malam yang cerah aku terpaksa menunggu rumah sendirian. Keluarga semua pergi ke Jakarta menghadiri acara pernikahan saudara sepupuku.

aku perkenalkan diri dulu. Namaku Reno, 28 tahun. Tampangku biasa-biasa aja dengan kulit sawo matang. dengan tinggi 170 cm dan berat 70 kg. Pembaca mungkin menyangka aku gendut. Itu sama sekali tidak tepat karena aku rajin fitness hingga otot2ku pun terbentuk walaupun tidak sekekar Ade Rai . aku bekerja di satu perusahaan swasta di kotaku. aku tinggal di kota kecil di bagian Barat pantura Jawa Tengah. Dan sekarang aku masih menyandang predikat jomblo. Namun aku selalu enjoy menjalaninya.

Sabtu malam itu tidak seperti biasanya. Teman-temanku yang sebagian jomblo juga (mungkin aku perlu bikin perkumpulan Jomblo Merana, hehehe...) tidak keliatan batang hidungnya. aku yang nungguin rumah sendirian akhirnya cuma bisa duduk sambil mengisap rokok putih di teras depan rumah sambil cuci mata pada cewe-cewe yang lewat di jalan depan rumahku. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Rasa kantuk sudah mulai menyerang. aku pun bergegas masuk ke rumah. Begitu tanganku hendak meraih gagang pintu, aku dikejutkan suara becak yang direm mendadak. Spontan aku liat ada yang terjadi. Ternyata seorang wanita kira2 berumur 40 tahunan turun dari becak kemudian membayar ongkos ke abang becak. aku masih terpaku melihat apa yang akan dilakukan oleh wanita dengan kulit sawo matang dan berwajah sensual itu. Tingginya kira-kira 160 cm dan beratnya mungkin 60 kg dengan payudara yang besar kira2 36C dan pantat yang besar pula serta perut yang sudah tidak rata lagi. Wanita itu memakai baju terusan dengan rambut digelung ke atas menambah kesensualannya. Tanpa dikomando penisku lagi berdiri tegang.

"Permisi...", suara lembutnya membuyarkan lamunanku. "Eh...iya, Bu...", jawabku sekenanya. "Pak Atmonya ada?"

aku jadi bingung karena nama orang tuaku bukan Atmo. Dengan cepat aku baru sadar kalo rumah yang aku tempati sekarang dulu adalah milik Pak Atmo yang sekarang sudah pindah di kota di provinsi Jawa Tengah bagian Selatan.

Akhirnya aku jelaskan padanya tentang keadaan saat ini. Dia pun bingung hendak ke mana karena tidak ada sanak sodara di kota ini. Kemudian aku persilakan masuk wanita itu ke dalam ruang tamu. Setelah melalui percakapan singkat dapat kuketahui kalo wanita itu bernama Tuminah, sepupu Pak Atmo dari Boyolali dan aku tahu kalo dia telah hidup menjanda selama 10 tahun semenjak kematian suaminya.

"Dik Reno, ibu saat ini bingung mau tidur di mana. Lha wong sudah malam begini. Mau melanjutkan perjalanan sudah tidak ada bis lagi," kebingungan meliputi dirinya. "Sudahlah Bu Minah...Ibu sementara bermalam di sini dulu. Besok Ibu bisa ke tempat Pak Atmo," aku coba menenangkannya sambil mataku mencuri-curi pandang ke arah gundukan di dadanya yang membusung itu.

Mengetahui hal itu Bu Minah jadi salah tingkah sambil tersenyum penuh arti. Akhirnya Bu Minah setuju untuk bermalam di rumahku. aku persiapkan kamarku untuk tidur Bu Minah. Tak lupa aku buatkan teh panas untuk menyegarkan tubuhnya. Kemudian aku persilakan Bu Minah untuk membersihkan badan dulu di kamar mandi.

aku menunggu dengan menonton tivi di ruang tengah. Bayangan tubuh montok Bu Minah menjadikan burungku jadi makin berdiri keras. Ditimpali suara kecipakan air di kamar mandi terdengar dari tempatku.
"Mas Reno..." aku dikejutkan panggilan Bu Minah dari kamar mandi. "Iya Bu... Ada apa?" aku bergegas menuju ke kamar mandi. "Ibu lupa tidak bawah handuk. Ibu boleh pinjem handuk mas Reno?" terdengar suara Bu Minah dari balik pintu kamar mandi. "Boleh kok, Bu. Saya ambilkan sebentar, Bu", aku ambil handukku di jemuran belakang.

"Ini Bu handuknya" perlahan pintu kamar mandi dibuka oleh Bu Minah. aku sodorkan handuk ke tangan Bu Minah yang menggapai dari balik pintu. Tak kusangka sodoran tanganku terlalu keras sehingga mendorong pintu terbuka lebar hingga badanku terhuyung ke depan ikut masuk ke kamar mandi. aku menubruk badan Bu Minah. aku peluk tubuh bugil Bu Minah agar aku tidak jatuh. Bu Minah pun memeluk tubuhku erat-erat agar tidak terpeleset. "Aahhh...", Bu Minah menjerit kecil. aku rasakan buah dada bu Minah yang besar itu dalam pelukanku. Penisku langsung tegang mengenai perus Bu Minah. Beberapa detik kami terdiam.
"Ih, mas Reno kok meluk aku sih..." katanya manja tanpa melepas pelukannya padaku. Wajahku merah padam. aku tidak bisa menyembunyikan hasratku yang meletup-letup. "Kaalauu...akkuu lepass ...nantii akku liat ibu Minah telaanjaang donggg..", jawabku terbata-bata dengan nafas tersengal menahan gejolak birahi. aku tekan-tekan penisku yang masih terbungkus celana ke perutnya.

"Aacchh...sungguh nikmat sekali," batinku karena aku baru pertama kali ini memeluk wanita dalam keadaan telanjang bulat. "Burung mas Reno nakal..." katanya manja sambil tangannya merogoh penisku dari balik celana training yang aku pakai. Dielus dan dikocoknya perlahan penisku. "Ouuugghhh..." aku hanya bisa mendesah. "Burung Mas Reno besar sekali..." aku tidak tahu apakah dengan panjang 16 cm dan diameter 4 cm itu penisku termasuk besar, entahlah mungkin Bu Minah sebelumnya hanya tahu penis dibawah ukuranku. Dan aku pun tidak tinggal diam. aku remes-remes teteknya yang gede itu sambil aku emut putingnya.

"Mmmhhh... enak banget mas..."
Tangan kiriku langsung turun ke vaginanya yang mulai basah itu. aku gesek-gesek dengan jariku dan aku mainkan klitorisnya...

"Mas...." hanya itu yang bisa Bu Minah ucapkan dengan mata sayu sementara tangannya masih mengocok penisku dengan pelan. "Mas...Mas Reno....aku wis ora kuat...." suaranya parau "Masukin sekarang ya, Mas...."

aku jadi bingung karena belum pernah ml sebelumnya. Dengan malu-malu aku pun beranikan diri bertanya, "Bu, caranya gimana?" Bu Minah tersenyum genit. "Oh mas Reno masih bujang tong-tong to?" Kemudian Bu Minah membalikan badannya dengan berpegangan pada bak mandi Bu Minah mengambil posisi nungging. aku yang udah gak sabar langsung mengarahkan penisku ke vagina yang merah merekah dengan rambut kemaluan yang tercukur rapi tapi gagal karena aku tidak tahu lubang kenikmatan itu. "Sini mas Reno biar aku bantu..." Bu Minah yang mengerti keadaanku langsung menyamber batang penisku kemudian diarahkannya ke lubang vaginanya.

Kepala penisku menyentuh bibir vaginanya. Oouugghhh... sungguh kenikmatan yang luar biasa yang baru aku rasakan. Kemudian aku dorong penisku ke dalam vagina Bu Minah. Agak susah memang. "Mas...pelan-pelan. aku udah lama tidak kaya gini..." suara Bu Minah terdengar lirih tertahan. aku majukan lagi penisku hingga tinggal setengahnya yang belum masuk ke lubang kenikmatan. Bu Minah memaju mundurkan pantatnya berulang-ulang. Dan... Slleeepppp.... penisku seperti tertelah semuanya oleh vagina Bu Minah. aku maju mundurkan penisku dengan cepat seperti yang aku liat di BF.

"Ooohhhh....masss....mmmhhhh...." hanya itu yang keluar dari mulut Bu Minah. aku merasakan sensasi yang sangat luar biasa...

Dan belum ada 30 kocokan aku merasakan akan memuntahkan spermaku."Bu.... aku mau keluar..." aku percepat sodokan-sodokan penisku ke vagina Bu Minah. Dengan gerakan yang luwes Bu Minah memutar-mutar pantatnya mengimbangi sodokanku. Melihat goyangan pantat Bu Minah yang erotis itu aku semakin tidak sanggup menahan laju spermaku. aku percepat sodokanku.... dan... "Ooouuugggghhhh....." aku tekan kuat2 penisku hingga menyentuh dasar rahim Bu Minah. "Crrootttt.....ccrrrooottt....cccrrottt...." penisku menyemburkan sperma sebanyak 15 kali ke vagina Bu Minah.

Goyangan-goyangan erotis pantat Bu Minah mengiringi siraman spermaku. "Oooohhhhh...." aku terkulai lemas. aku peluk tubuh Bu Minah dari belakang dengan tangan meremas2 tetek Bu Minah yang besar walopun sudah agak kendur. Sementara penisku yang masih tegang tenggelam dalam vagina Bu Minah yang enak itu. Nafas kami masih tersenggal-senggal. Lama kami terdiam meresapi sisa-sisa kenikmatan yang baru saja dilalui.

"Mas Reno...." Bu Minah lirih memanggilku. "Udahan dulu ya Mas.., aku capek banget. aku mau istirahat dulu". aku bisa memahami kondisi tubuh Bu Minah setelah melakukan perjalanan panjang.

Akhirnya aku tidur bareng Bu Minah di kamarku. Dan tentunya masih ada kejadian2 kenikmatan yang kami lakukan berdua setelah itu. Nanti akan aku ceritakan buat pembaca semua.

Rabu, 21 November 2012

cerita ML desahan Hot ibu kost idaman ku

" Cerita Dewasa paling seru" cerita seru 17+ "Cerita Porno terbaru" Kali ini banget-mojok akan berbagi cerita dewasa paling seru, cerita panas , cerita dewasa hot, cerita bugil, vidio sexs paling seru yang berjudul "Desahan Ibu kost yang hot ". Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita ngentot ,dan  kumpulan cerita sexs ini lumayan Hot dan lumayan membuat Konak. untuk lebih jelasnya bisa disimak cerita dewasa terbaru di bawah ini. Cerita sexs paling seru ini hanyalah fiksi belaka, Nama, Foto sexs, Model hot, artis telanjang dan Tempat cerita sexs ini hanya Fiksi Belaka.
Langsung saya saksikan cerita seru berikut ini :

==== cerita dewasa paling hot ===
Seperti biasa gue nyampe di kost temen gue jam 04.45, gue langsung menuju ke
kamar temen gue di lantai II, untungnya terdapat dipan tambahan yang dapat gue
pake untuk istirahat. gue langsung tidur lagi karena sangat ngantuk dan gue baru
ngantor nanti siang setelah istirahat makan. Jam 09.00 gue baru bangun, temen
gue sudah tidak ada lagi di kamarnya berangkat kerja, juga temen kostnya yang
lain. Lalu gue turun ke lantai I untuk mandi, karena kebetulan kamar mandi di
lantai II lagi rusak dan masih dibetulkan.

Selesai mandi (hanya menggunakan handuk dililitkan di badan) gue keluar dari
kamar mandi menuju lantai II. Pada saat mau naik tangga gue dipanggil Ibu kost
temen gue," Mas, itu sudah disiapkan kopinya, silahkan langsung di minum,
mumpung masih hangat ", ibu kost temen gue itu umurnya kira-kira 30 th lebih
dikit, langsung aja gue menuju ke meja makan yang dimaksud dan duduk untuk minum
kopi yang sudah disediakan, Ibu kost itu juga menemani gue di meja makan minum
kopi. Sambil mijit-mijit pundaknya ibu kost nanya
+ " Kopinya cukup manis nggak mas ?".
- " Udah kok bu, pas banget, tetapi ibu koq kelihatan sakit ?".
+ " Iya nich pundak ibu agak sakit"
- " biasa dipijit nggak bu ?"
+ " Iya sich, tapi pembantu ibu lagi ke pasar"
- " Kalau mau saya bisa bantuin pijit sebentar bu supaya bisa agak baikan ?'
+ " Boleh "

lalu gue pijitin pundaknya sebentar, kelihatannya sich nggak terlalu banyak
masalah dengan pundaknya. dia bilang
+ " wah enak juga ya pijitan mas ini, sebenarnya pinggang ibu juga agak kesleo
sedikit",
- " Ibu mau dipijitin pinggangnya, tapi kalau pijit pinggang harus sambil tidur
karena posisinya susah kalau sambil berdiri". "
+ " boleh aja kalau mas nggak keberatan kita kekamar ibu aja ya ?"
-" yuuk"
sambil gue ikutin langkahnya menuju kamar dia.

Sampai di kamar langsung aja doi tidur tengkurap di tengah tempat tidur, gue
jadi bingung bagaiman caranya mijit dia, rupanya doi ngerti kebingungan gue dia
bilang " mas langsung aja naik di tempat tidur dan pijitin ibu, kalau butuh body
lotion itu ada di meja rias ibu ". gue ambil body lotion yang dimaksud dan
menuju ke tempat tidurnya sambil gue bilang " Bu, baju nya tolong di buka bagian
atasnya supaya saya bisa pijit pinggang ibu ". Langsung doi bangun lagi dari
tempat tidurnya dan melepas dasternya ternyata dibalik dasternya itu udah tidak
ada apa-apa lagi alias bugil. 

Cerita Sex Desahan Ibukost Idamanku gue hanya bisa benggong aja melihat pemandangan yang aduhai ini, body termasuk lumayan bagus, dengan teteknya yang tidak terlalu
besar dan putingnya yang tegak menantang berwarna coklat kemerahan, dan
jembutnya yang di potong pendek dan rapi berbentuk segitiga, dan pantatnya yang
aduhai bentuknya, walaupun wajahnya tidak terlalu cantik, tetapi bodynya yang
yahut bikin ngaceng juga kontol gue, sampai jakun gue naik turun ngeliat
pemandangan tersebut. doi tersenyum aja ngeliat gue bengong ngeliatin dia.
+ " Masss, jangan bengong achh, cepet bantuin ibu"
+ " Mas, cepet aja tuh handuk di lepas, lihat tuch yang didalam udah pingin
nongol lihat temennya "
karena gue hanya pakai handuk yang dililitkan tentu aja kontol gue yang udah
ngaceng berat nongol dari lilitan dan kelihatan palkon gue. ngeliat gue masih
bengong aja, doi deketin gue sambil tarik lilitan handuk gue, begitu handuk gue
lepas kontol gue langsung ngacung.
+ " Mas, gede juga ya kontolnya " sambil dipijit-pijit dengan lembut dan dia
jilati palkon gue dan sekali sekali memasukkan kontol gue ke mulutnya sampai 1/2
nya, gue udah nggak bisa mikir apa-apa lagi karena
rasanya nikmat banget, gue udah nggak sabar lagi gue raih toketnya dengan dua
tangan, dan gue angkat badannya yang masih jongkok ke ranjang. langsung gue
ciumin doi bibirnya yang langsung tanggap dengan ngeluarin lidahnya, gue mainin
lidahnya dengan lidah gue sambil tangan gue bergerilya megangin toketnya, dan
tangan doi rupanya tidak mau kalah, karena doi juga megangin kontol gue sambil
di urut-urut. lalu gue putar posisi 69, gue ciumin mulai dari bibirnya, terus
turun ke toketnya, waktu gue jilatin pentilnya yang udah keras doi juga jilatin
pentil gue, rasanya nikmat sekali. Terus gue turun ke pusernya, dan pelan pelan
menyusuri kakinya yang udah celentang, gue jilatin dari puser sampai ke paha nya
dan pelan-pelan balik lagi ke jembutnya yang rapi dan ke paha satunya lagi dan
kembali ke memek doi yang udah basah.gue nggak dengerin desahaanya karena doi
juga melakukan yang sama untuk gue, doi jilatin abis kontol gue sampai ke zakar
gue dengan sedikit di gigit-gigit, rasanya nikmat banget, lama juga gue lakukan
69 itu,
+ " Masss, shhhh, shhhh ,ibu udach, accchhhhh , nggak kuat lagi, masukin dong,
achhhhhh"
gue langsung balik badan dan arahkan kontol gue ke memek dia yang udah basah,
blessssss, terasa hangat dan licin, langsung gue kocok keras-keras kontol gue.
Terdengar ritihannya lagi
+ " Masssssssssss, shhhhhhhhh, shhhhhhh aduhhhhhh, achhhhhhhhh" gue lihat
mukanya makin memerah dengan sedikit mengerut di dahinya, rupanya dia menahan
kenikmatan yang dialami. kemudian dia berhenti goyang dan mendorong badan gue,
dan dibalik rupanya doi pengen main diatas. sambil goyang-goyang doi pegangin
toketnya yang berayun-ayun seirama dengan goyangannya, tiba-tiba doi sorong kan
toketnya ke muka gue
+ " Masss, diisep dong ", rupanya doi mau klimaks, gue isep toketnya sambil gue
remes yang satunya, gerakan doi lebih menggila lagi sambil mendesah-desah
"ssshhhhhhh, scchhhhhhh, aduhhhhh ,accchhhhhhhhhh" lalu doi meluk gue " massss,
aku keluar acchhhhhhhh", gue peluk doi sambil ciumin pipinya, lalu gue cabut
kontol gue yang basah kena caiaran doi, karena gue belum selesai dan doi sudah
kelelahan gue sikat doi dari belakang dengan dogy style, pelan-pelan gue masukin
dan keluarin kontol gue, sampai ampir keluar semua, rupanya gerakan gue yang
panjang-panjang ini juga dinikmati oleh doi, karena gue denger desahannya "
shhhh, shhhhhh,achhhhhh, achhhhhh" nggak lama kemudian gue juga keluar sruuuut,
srruuuuuut sruu,sruut, nggak pake nanya gue keluarin aja di dalam abis enakkk.
Setelah itu gue rebahan di ranjang doi. kemudian mandi lagi bersama dengan doi.
Sejak itu gue jadi seneng kalau di tugaskan ke Surabaya oleh kantor sekarang ini
gue lagi siap-siap guna entar malem berangkat ke Surabaya lagi dan gue udah
telpon Doi untuk siap-siap manuver lagi.

Selasa, 20 November 2012

cerita dewasa terbaru nikmatnya ML |ngentot

" Cerita Dewasa paling seru" cerita seru 17+ "Cerita Porno terbaru" Kali ini banget-mojok akan berbagi cerita dewasa paling seru, cerita panas , cerita dewasa hot, cerita bugil, vidio sexs paling seru yang berjudul "cerita dewasa terbaru nikmatnya ML". Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita ngentot ,dan  kumpulan cerita sexs ini lumayan Hot dan lumayan membuat Konak. untuk lebih jelasnya bisa disimak cerita dewasa terbaru di bawah ini. Cerita sexs paling seru ini hanyalah fiksi belaka, Nama, Foto sexs, Model hot, artis telanjang dan Tempat cerita sexs ini hanya Fiksi Belaka.
Langsung saya saksikan cerita seru berikut ini :

==== cerita dewasa paling hot ===
Kisah ini terjadi sekian tahun yang lalu ketika aku masih berumur 15 tahun. Aku bersekolah di sebuah SMP favorit di kotaku dan ketika itu masih duduk di kelas 3 SMP. Aku adalah anak terakhir dari 3 bersaudara dengan kakakku yang tertua telah menjadi dokter umum dan kakakku yang satu lagi masih kuliah di salah satu perguruan tinggi negri. Karena melihat keberhasilan kedua kakakku, maka ayah dan ibuku pun menuntut hal yang sama dariku. Setiap kali aku mendapatkan nilai yang jelek, pasti habislah aku terkena amarah dari kedua orangtuaku. Bahkan ayah sering memukuliku dengan sabuknya.

Ketika itu aku mendapatkan nilai yang jelek di mata pelajaran sejarah, karena aku memang tidak terlalu pandai di bidang itu. Karenanya, makian dan cambukan ayah pun harus kuterima dengan lapang dada. Pamanku yang bernama Winata, masih berumur 26 tahun sudah sering membelaku ketika ayah marah karena aku mendapatkan nilai buruk. Tapi tampaknya pembelaannya sia-sia saja karena semakin dia membelaku, bukannya kasihan, ayah justru semakin geram dan Oom win selalu saja terkena makiannya pula.

Sambil menangis, aku pun mengadu ke Oom Win tentang perlakuan ayah di kamarnya yang persis berada di sebelah kamarku.

"Papa jahat, Oom"

"Sudah Anna, kamu tenang saja"

"Anna pengen mati aja Oom, badan Anna sakit semua dipukulin Papa terus"

"Hush jangan bilang gitu Anna, ayah tetap sayang kok sama kamu"

Kemudian aku menyingkapkan dasterku dengan tujuan menunjukkan pahaku yang sudah berwarna kebiru-kebiruan terkena pukulan ayah. Kemudian Oom Win beranjak mengambil body lotion dan membaringkan aku yang masih terisak-terisak di kasurnya.

"Sudah diam, jangan menangis terus, sini Oom pijitin"

Oom win dengan kelembutannya mengoleskan body lotion itu di pahaku dan memijit-memijit pahaku yang telah terbentang tanpa penutup di depan matanya.

"Auch Oom pelan-pelan, sakit Oom"

"Iya, Oom pelan-pelan kok Anna."

Karena memang aku sudah akrab dengan Oom Win sejak aku kecil, kami tumbuh bersama lebih sebagai kakak adik daripada hubungan paman-kemenakan. Kemudian Oom memegang bahuku untuk menenangkanku, tapi karena punggungku dan bahuku juga terkena pukulan ayah, maka aku pun mengerang kesakitan.

"Auch Oom sakit sekali punggung Anna"

"Coba kamu lepas saja daster nya Anna, biar Oom pijitin juga punggung kamu"

Aku pun mengambil posisi tengkurap ketika Oom Win memijat-memijat punggungku. Sesekali, tangannya yang lembut menyentuh bagian paling sensitif dari tubuhku, terutama karena memang aku adalah remaja puber yang baru saja mendapatkan perubahan-perubahan di tubuhku. Tangannya sesekali menyentil bagian samping payudaraku, dan setiap kali itu pula badanku menyentak-menyentak.

"Kenapa kamu Anna, sakit ya?"

"Nggak kok Oom, cuman Anna kaget"

"Ooh, itu normal kok, tandanya kamu sudah dewasa"

Pipiku memerah menahan malu, karena ternyata Oom Win mengetahui apa maksudku. Kemudian dengan cepat Oom Win membalikkan badanku dan dia dapat melihat payudaraku yang mulai tumbuh besar dengan pentilnya yang mencuat dibawah miniset yang kupakai karena aku mulai terangsang, terutama karena pandangannya yang menyapu bagian-bagian tertentu dari tubuhku itu.

"Wah Anna, kok susu kamu sudah sebesar itu kamu masih pakai miniset?"

"Iya Oom, habis Anna tidak tahu harus bagaimana"

"Besok pulang sekolah ikut Oom yah ke mall kita beli BH buat kamu"

"Oom serius?"

"Iya, tapi kamu tahu nggak ukurannya?"

"Wah kalau itu sih Anna nggak tahu Oom, gimana dong?"

"Coba sini Oom lihat"

Dengan cepat pula Oom Win menarik miniset yang kupakai, dan refleks tanganku menutupi susuku yang tidak ditutupi dengan apapun juga. Pelan-Pelan tangan Oom Win menarik tanganku yang menutupi susuku itu.

"Gila, Anna, susu sebesar itu kamu masih pakai miniset. Kalau kamu di sekolah, pasti temen-temen kamu sering melihat pentil kamu dong"

"Iya Oom, temen-temen Anna yang cowok kadang-kadang ada yang jahil pura-pura tak sengaja menyenggol Anna punya"

"Tuh kan, barang segitu gede mustinya dibungkus yang bener, Anna"

Kemudian, dengan tangannya Oom Win mulai memegang-memegang susuku, mengusap-mengusapnya dengan body lotion tapi tidak menyentuh pentilnya.

"Wah ini pasti ukurannya 34B"

"Kok Oom tahu?"

"Oom cuman kira-kira, Anna, besok kita tanya aja sama Mbaknya yang jaga toko, OK?"

Sebelum aku menjawab pertanyaan Oom Win, tiba-tiba mulutnya sudah "ngempeng" di pentilku, karena kaget tubuhku tersentak dan bukannya mengelak, aku pun malahan membusungkan dadaku ke arah Oom Win. Tiba-Tiba Oom Win melepaskan mulutnya dari pentilku, dan seketika itu pula tubuhku semakin maju mengikuti arah kepalanya.

"Enak nggak Anna?"

Dengan malu-malu aku mengangguk dan dengan liar Oom Win mulai memegang-memegang susuku lagi, menggoyang-menggoyangkannya sambil memilin-memilin putingku yang sudah keras sekali. Kemudian, Oom Win keluar dari kamar dan ketika dia kembali, akan terjadi peristiwa yang lebih asik lagi.

Oom Win kembali ke kamarnya ketika aku masih mengelus-mengelus putingku sendiri.

"Lho, Anna, kamu lagi ngapain?"

"Um, um, lagi cobain sendiri Oom, ternyata geli-geli gimana gitu enak kok"



Oom Win ternyata mengambil 2 butir telur dari lemari es. Kemudian, dia mengikat kedua tanganku ke belakang (di belakang pinggang), dan setelah itu mencium bibirku. Ketika tubuhku tersentak karena aku merasakan pentilku telah beradu dengan benda dingin yang aneh, tanpa kusadari ternyata Oom Win mengelus-mengelus kan telur-telur itu tadi ke kedua pentilku. Karena aliran dingin itu pula, aku meronta-meronta kegelian dan tidak berdaya karena kedua tanganku masih terikat. Aku hanya bisa memaju mundurkan dadaku saja dan justru itu menambah keasyikan sendiri ketika kedua putingku kembali menyentuh telur yang dingin itu.

"Oom, Anna pengen pipis."

"Pipis aja disini, Anna, nggak Papa kok"

Karena memang aku belum pernah berhubungan sex sebelumnya, cairan yang keluar kental dan tak henti-hentinya itu ternyata lendir birahiku yang kuketahui setelah Oom Win sendiri menjelaskannya kepadaku.

Setelah "pipis" itu, aku merasakan badanku lemas terkulai. Dengan tangan yang masih terikat, Oom Win mulai melucuti celana dalamku.

"Oom, jangan dibuka Oom, Anna barusan aja pipis"

"Anna, biar Oom bersihkan pipisnya"

Kemudian Oom Win melepas celana dalamku yang sudah basah oleh lendir perawanku. Dengan liar, Oom Win menjilati memekku yang sudah basah itu.

"Geli ah Oom, kok Oom nggak jijik jilatin pipis Anna?"

"Hmph, hmph, memek kamu kenyal Anna"

Justru mendengar kata-kata jorok dari Oom Win itulah berahiku timbul lagi dan ketika memekku sudah merasakan nyot-nyotan yang hebat, aku pun berteriak.

"Sudah Oom, Anna mau pipis lagi"

Karena Oom Win benar-benar melepaskan lidahnya dari memekku, pinggulku dengan selangkangannya yang telah terbuka lebar dan berlendir itu pun terangkat. Kemudian setelah beberapa saat, Oom Win berbalik menjilatiku lagi. Dan tak lama kemudian, aku pun mengerang hebat.

"Arghh Oom, Anna pipis lagi Oom"

Cairan kental yang deras (lebih hebat dari yang pertama kurasakan) mengalir kembali di memekku. Oom Win mulai melucuti pakaiannya dan aku kaget melihat ujangnya berdiri tegak menantang.

"Lho kok bisa berdiri gitu sih Oom?"

"Memang itu keistimewaan laki-laki, Anna, ade Oom ini bisa juga lemes dan lucu tapi bisa juga jadi gede dan tegak"

Pelan-Pelan Oom Win mengarahkan ujangnya ke memekku.

"Oom, mau dimasukkan kemana Oom, memek Anna tidak berlubang"

Dengan sabar Oom Win berkata, "Setiap memek perempuan berlubang, Anna dan lubang itu baru berguna setelah ada laki-laki yang mau masuk ke lubang itu"

"Tapi Anna tidak pernah melihat lubangnya, Oom"

"Nanti kamu juga merasakannya, tidak usah ingin melihatnya, Anna"

Daging yang kenyal itu (kepala ujang Oom Win) mulai menggesek-menggesek bagian yang menonjol dari memekku, oleh karenanya cairan yang keluar tadi mulai lagi mengalir di memekku dan aku merasa lagi kegelian.

Karena masih perawan, maka lubang memekku mungkin memang sulit ditemukan oleh Oom Win. Sambil masih terus menggosok-menggosokkan kepala ujangnya, Oom Win memijit-memijit bibir memekku dan merekahkannya pelan-pelan. Dengan tangan yang masih terikat, aku meronta-meronta.

"Oom, sakit Oom"

"Kamu mau kita cari lubang itu nggak?"

"Mau Oom"

Oom Win mulai mengarahkan ujangnya ke lubang memekku. Pelan-Pelan dia menggesek-menggesek kan kepala ujang itu dan aku mulai merasakan adanya "lubang" di memekku. Pelan-Pelan sambil digosok-digosokkan maju mundur, akhirnya clep, ujang Oom Win masuk menembus selaput daraku.

"Arhh Oom, sakit sekali," darah segar pun mengalir di selangkanganku.

Dengan ujangnya yang masih menancap, Oom Win hanya tersenyum melihat reaksiku. Dia masih diam dan sambil pelan-pelan mengelus-mengelus bahuku dan susuku. Setelah aku agak tenang, Oom Win memutar-memutar pinggulnya sehingga aku merasa geli yang hebat di seluruh bagian rahimku dimana tertancap ujang Oom Win. Daging yang kenyal itu melesak-melesak menyenggol-menyenggol semua bagian seakan-seakan mengocok-mengocok isi perutku. Pelan-Pelan Oom Win mulai menggenjot ujangnya dengan memaju mundurkan ujang nya dari lubang di memekku.

"Memek kamu sempit sekali Anna, dede Oom serasa dipijitin"

"Argh Oom, ah, geli ah.."

Oom Win tidak hanya menggenjotku, tapi meremas-meremas putingku dengan liar, melumatnya dengan lidahnya mengecup-mengecupnya dan karena tanganku yang masih terikat di belakang punggung, aku pun hanya pasrah atas apa yang akan dilakukan Oom Win.

"Oomm Anna pipis lagi Oom"

Dan ketika cairan kental itu keluar lagi dari memekku, Oom Win masih menancapkan ujangnya di memekku sambil menunggu sampai gerak badanku agak melemah.

Setelah itu, tubuhku diangkatnya dan kakiku dilingkarkan ke pinggangnya, dan dia memainkan aku seperti bonekanya, naik turun dan oleh karena gerakan itu juga, setiap kali tubuhku bergoyang-bergoyang, pentilku bergesekan dengan dadanya yang berbulu tipis dan bidang itu. Kegelian yang kurasakan makin hebat karena ujang Oom Win semakin melesak masuk ke dalam lubangku itu.

Direbahkannya lagi tubuhku dan diganjalnya pinggangku dan pantatku dengan tumpukan bantal sehingga memekku semakin terkuak lebar dan itu memudahkan Oom Win untuk menancapkan ujangnya di lubangku. Pada posisi itu pula akhirnya ujang Oom Win terasa berdenyut-berdenyut dan akhirnya menyemprotkan cairan yang banyak bersamaan dengan orgasmku yang terakhir.

Setelah itu, aku pun terbaring lemas dan pelan-pelan Oom Win melepaskan ikatan tanganku kemudian memandikan aku dan mengeringkanku dengan penuh kelembutan.

"Sekarang Anna sudah menjadi perempuan ya, Oom?"

"Iya, lubangnya ada kan Anna?"

"Eh iya Oom"

"Tapi, sebagai perempuan kamu tidak boleh sembrono memasukkan semua ujang-ujang ke dalam lubang memekmu itu, apalagi kalau sampai ujang-ujang itu menyemprotkan cairan seperti ujang Oom tadi"

"Kenapa Oom?"

"Karena cairan yang menyemprot itu berisi benih laki-laki, Anna. Kamu bisa saja hamil"

Karena wajahku pusat pasi mengetahui kenyataan itu, Oom Win menenangkan aku dan memberiku pil anti hamil untuk mencegah aku hamil.

Malam itu, aku tertidur pulas setelah "pipis" untuk kesekian kalinya dari hasil memilin-memilin puttingku sendiri. Setelah kejadian itu, setiap kali ayah memarahiku, lubangku tidak pernah menganggur untuk diisi ulang oleh Oom Win.

pelacur dari singapura doyan kontol

 

Koleksi Foto PSK / Perek / Pelacur Geylang Singapura - Geylang merupakan daerah prostitusi ternama di Singapura. Tempat ini sangat menarik karena para PSK datang dari berbagai macam negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, China, dan juga orang lokal dari Singapura sendiri. Kehidupan malam sangat menarik di tempat ini karena selain ramai dikunjungi oleh para pria gatal, tempat ini juga tempat berkumpulnya restoran – restoran yang menyuguhkan santapan lezat khusus malam hari. Harga PSK juga sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 300,000 hingga Rp 2 juta sekali main tergantung kepada kualitas. Silahkan dinikmati foto – fotonya.




Apa masih kurang Gan Foto nya????

tante narsis lumayan hot

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini

 

 























cewek hot telanjang bulat makin sexy

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini



cewek bohai lama tidak ngentot

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini
Cewek Sange Yang Kepengen Seks




kumpulan tante mulus toge besar | berita heboh

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini
Foto tante girang bugil yang ternyata banyak diburu oleh netter di Indonesia, memang secara visual menampilkan banyak fose syur dan mesum. Dengan umur yang sudah tidak muda lagi, kebanyakan foto tante seksi yang tersebar di internet menampilkan fakta bahwa mereka banyak yang masih hot dan berbadan seksi dan tentunya enak dipandang, khususnya oleh para pria yang menganggumi wanita (cewek) berumur.

Foto tante girang sebagaimana topik Tante Girang 2012, memang merupakan topik yang selalu hot. Mungkin karena memang banyak yang penasaran, atau mungkin juga karena banyak yang berharap bisa berkenalan dan berhubungan dengan tante girang.

Berikut adalah foto seksi, hot dengan fose mesum dan syur dari beberapa tante yang ditemukan di internet!

 

tante jablay bugil di hotel nunggu bokingan |berita heboh

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini

tante jablay bispak di hotel..


cerita dewasa nakalnya lidah si debby yang hot

" Cerita Dewasa paling seru" cerita seru 17+ "Cerita Porno terbaru" Kali ini banget-mojok akan berbagi cerita dewasa paling seru, cerita panas , cerita dewasa hot, cerita bugil, vidio sexs paling seru yang berjudul "Cerita Dewasa Hot Tukar Pasangant". Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita ngentot ,dan  kumpulan cerita sexs ini lumayan Hot dan lumayan membuat Konak. untuk lebih jelasnya bisa disimak cerita dewasa terbaru di bawah ini. Cerita sexs ini hanyalah fiksi belaka, Nama, Foto sexs, Model hot, artis telanjang dan Tempat kejadian dalam cerita sexs ini hanya Fiksi Belaka.
Langsung saya saksikan cerita seru berikut ini :

==== cerita dewasa paling hot ===
Pagi itu, sinar matahari belum mampu mengusir embun putih yang menyelimuti sebuah villa mewah di kawasan Puncak Pass. Beberapa gerombol embun masih terlihat melayang-layang tertiup angin. Pucuk-pucuk pinus masih berwarna putih tertutupi embun pagi. Rumput di halaman villa masih basah.

Di dalam bathtub yang berisi air hangat, Theo dan Debby duduk berendam sambil berpelukan mesra. Gadis itu duduk di atas paha Theo. Telapak tangannya mengusap-usap menyabuni punggung guru matematikanya itu, dan ia pun merasakan tangan lelaki itu menyabuni punggungnya. Pelukan mereka sangat erat hingga dada mereka saling menekan satu sama lain. Sesekali Debby menahan nafas ketika menggeliatkan badannya.

Dadanya yang menggeliat menyebabkan puting buah dadanya mengalirkan birahi ke sekujur tubuhnya. Puting itu semakin mengeras setelah beberapa kali bergesekan dengan dada Theo yang licin dipenuhi buih-buih sabun. Pangkal pahanya yang terendam air hangat terasa membakar birahi ketika batang kemaluan lelaki itu menyentuh vaginanya. Debby menggerak-gerakkan telapak tangannya dari punggung hingga ke leher Theo. Sambil menyabuni, ditariknya tengkuk lelaki itu.

"Debby sangat mencintai Theo," bisiknya.

Theo mengusap-usap bahu gadis itu dengan busa sabun yang berlimpah. Busa dan buih-buih berbentuk bola-bola kecil meleleh ke bagian atas dada dan punggung Debby. Lalu ditatapnya wajah yang cantik itu. Wajah yang terlihat semakin menarik karena buih-buih sabun memenuhi lehernya yang jenjang. Disibaknya rambut gadis itu ke belakang. Busa dan bola-bola kecil ikut menempel di rambut gadis itu, kemudian bola-bola itu meletus. Menawan. Sangat cantik dan mempesona, bisik hati Theo.

Mungkinkah aku jatuh cinta untuk yang kedua kalinya?, tanya Theo dalam hati. Jatuh cinta terhadap seorang murid yang masih belia dan nakal? Mengapa? Mengapa..? Apakah karena sensasi dan kemanjaan yang diciptakannya? Ah.., gumam Theo sambil menarik nafas panjang. Lalu dikecupnya anak rambut di kening gadis itu. Ia tak mampu memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk di benaknya. Tingkah laku Debby yang lembut dan kadang-kadang liar telah melumpuhkan nalarnya. Ia tak mampu berpikir ketika luapan birahi membakar tubuhnya.

"Theo juga sangat mencintai Debby. Sebelumnya tak pernah Theo rasakan nikmatnya terbakar birahi seperti saat ini.." ujar Theo.

Bola mata mereka saling menatap seolah ingin menjenguk isi hati masing-masing. Lalu Theo menarik tubuh gadis itu agar lebih erat menempel ke tubuhnya. Disabuninya punggung gadis itu dengan kedua telapak tangannya. Sambil mengusap-usapkan busa sabun, telapak tangannya terus menyusur hingga tenggelam ke dalam air. Diusap-usapnya bongkah pantat gadis itu.

Sejenak, ia menahan nafas ketika meremas bongkah pantat yang masih kenyal itu. Karena gadis itu duduk di atas pahanya, bongkah pantat itu terasa lebih kenyal daripada biasanya. Batang kemaluan Theo semakin keras ketika bersentuhan dengan vagina gadis itu. Ia dapat merasakan kelembutan bibir luar vagina gadis itu ketika bergesekan dengan bagian bawah batang kemaluannya. Dan dengan usapan lembut, telapak tangannya terus menyusuri lipatan bongkah pantat yang kenyal itu. Ia dapat merasakan lubang dubur Debby di jari tengahnya. Diusap-usapnya beberapa kali hingga ujung jarinya merasakan kehalusan lipatan daging antara dubur dan vagina.

"Theoo.., Theo nakal!" desah Debby sambil menggeliat mengangkat pinggulnya.

Walau tengkuknya basah, Debby merasa bulu roma di tengkuknya meremang akibat nikmat dan geli yang mengalir dari vaginanya. Ia menggeliatkan pinggulnya. Geliat itu menyebabkan telapak tangan Theo semakin bebas mengusap-usap. Membelai. Ia mengecup leher Theo berulang kali ketika merasakan ujung jari Theo menyentuh bagian bawah bibir vaginanya.

Tak lama kemudian, telapak tangan itu semakin jauh menyusur hingga akhirnya ia merasakan lipatan bibir luar vaginanya diusap-usap. Debby berulang kali mengecup leher Theo. Kecupan panas dan liar sebagai ungkapan luapan birahi yang mendera tubuhnya. Sesekali lidahnya menjilat, sesekali menggigit dengan gemas. Ia dapat merasakan lendir birahi yang semakin banyak bermuara di vaginanya.

Karena vaginanya terendam dalam air, usapan-usapan di dinding dan bibir dalam vaginanya terasa menjadi kesat. Setiap kali mengusap, lendir di vaginanya langsung larut ke dalam air. Ujung jari itu menjadi terasa lebih kasar daripada biasanya. Membakar birahi untuk mengalirkan kadar kenikmatan yang lebih tinggi daripada biasanya. Kenikmatannya hampir setara dengan liarnya lidah Theo yang menari-nari di antara lipatan bibir vaginanya ketika mencumbu vaginanya di balkon villa. Ia terpaksa menahan nafas untuk mengendalikan kenikmatan yang ia rasakan di sekujur tubuhnya.

"Aarrgghh.. Sstt.. Sstt.." rintihnya berulang kali.

Lalu ia bangkit dari pangkuan lelaki itu. Ia tak ingin mencapai orgasme hanya karena usapan-usapan jari yang terasa kesat di lubang vaginanya. Tapi ketika berdiri, kedua lututnya terasa goyah. Rasa nikmat di vaginanya telah membuat dirinya seolah sedang melayang-layang. Lututnya seolah kehilangan sendi.

Dengan cepat Theo pun bangkit berdiri. Tangannya segera membalikkan tubuh gadis itu. Ia tak ingin gadis belia yang dicintainya itu terjatuh. Disangganya punggung gadis itu dengan dadanya. Lalu dituangnya kembali cairan sabun ke telapak tangannya. Dan diusap-usapkannya cairan sabun itu di perut gadis belia itu. Ketika menggerakkan telapak tangannya ke arah atas, busa sabun terdorong dan menggumpal di antara jari jempol dan telunjuknya. Dan ketika buih-buih itu terbentur pada lekukan bawah buah dada gadis itu, ia meremasnya dengan lembut.

Kedua buah dada yang kenyal itu terasa licin dan sangat halus. Telapak tangannya terus bergerak ke atas. Ia sengaja membuka jari jempol dan telunjuknya agar puting buah dada yang masih kecil itu terjepit di jarinya. Sejenak, puting yang terjepit itu diremas-remasnya dengan lembut. Puting kiri dan kanan diremasnya bersamaan. Dilepas. Diremas kembali. Lalu telapak tangannya mengusap semakin ke atas dan berhenti di leher jenjang gadis belia itu.

"Theo, aargh.., lama amat menyabuninya, aarrgghh.." rintih Debby sambil menggeliatkan pinggulnya.

Ia merasakan batang kemaluan Theo semakin keras dan besar. Hal itu dapat ia rasakan karena batang kemaluan itu semakin dalam terselip di antara lipatan bongkah pantatnya. Lalu ia mendongakkan kepala sambil menoleh ke belakang. Diangkatnya tangan kanannya untuk menarik leher lelaki itu, lalu diciumnya dengan mesra. Lidahnya menjulur dan bergerak-gerak liar untuk memilin-milin lidah Theo. Tangannya kirinya meluncur ke bawah, lalu meremas biji kemaluan lelaki itu dengan gemas.

Theo menggerakkan telapak kanannya ke arah pangkal paha Debby. Sesaat ia mengusap-usap bulu-bulu ikal di bagian atas vagina gadis itu. Menikmati bulu-bulu yang masih pendek dan halus itu di ujung jari-jarinya. Lalu telapak tangannya meluncur ke bawah. Diusapnya vagina mungil itu berulang kali. vagina yang baru kira-kira 7 jam yang lalu selaput perawannya dipasrahkan untuk dilewati oleh cendawan batang kemaluannya.



Jari tengahnya terselip di antara kedua bibir luar vagina itu. Diusapnya berulang kali. Telapak tangannya yang dipenuhi buih-buih sabun membuat bibir vagina dan pangkal paha itu menjadi sangat licin. Klitoris itu seolah bergerak menggeliat-geliat ketika ia mengusapkan telapak tangannya. Klitoris yang semakin keras dan licin karena lendir dan buih-buih sabun.

"Aarrgghh..!" rintih Debby ketika merasakan batang kemaluan lelaki itu semakin kuat menekan lipatan bongkah pantatnya.

Ia merasakan lendir birahinya membanjiri vaginanya. Lendir itu pasti bercampur dengan busa sabun, pikirnya. Lalu ia berjongkok agar vaginanya terendam ke dalam air. Dibersihkannya celah di antara bibir vaginanya dengan cara mengusap-usapkan dua buah jarinya.

Ketika menengadah, ia melihat batang kemaluan Theo telah berada persis di hadapannya. Batang kemaluan itu telah membengkak dan terlihat mengangguk-angguk. Ada setetes lendir menghiasi ujung batang kemaluan itu. Persis di bagian tengah cendawan yang berwarna kecokelat-cokelatan itu. Indah sekali, gumamnya. Lalu ditatapnya warna kemerah-merahan di lekukan antara cendawan dan batang kemaluan itu. Bola matanya berbinar-binar mengamati lekukan yang indah itu.

Setelah puas mengamati, diremasnya batang kemaluan itu dengan lembut. Lalu diarahkan ke mulutnya. Dikecupnya bagian ujung cendawan itu. Terdengar bunyi 'cep' ketika ia melepaskan kecupannya. Setetes lendir yang menghiasi ujung cendawan itu berpindah ke bagian dalam celah kedua bibirnya. Sejenak, matanya terlihat setengah terpejam ketika ujung lidah dan kedua bibirnya mencicipi lendir itu.

Tubuh Theo bergetar menahan nikmat ketika ia melihat lidah dan bibir Debby bergerak-gerak mencicipi lendirnya. Dicicipinya dengan penuh perasaan! Erotis sekali! Batang kemaluannya menjadi semakin keras. Berdiri tegak! Ia meraih bahu gadis itu karena tak sanggup lagi mengendalikan tekanan darah yang memenuhi urat-urat di batang kemaluannya.

Setelah berdiri, Debby merasakan telapak tangan Theo mengangkat paha kirinya. Sambil mencium bibirnya, telapak tangan itu tetap menahan bagian belakang pahanya hingga akhirnya ia terpaksa melilitkan kakinya di pinggang lelaki itu. Ia masih berusaha mengatur keseimbangan tubuhnya ketika Theo menyelipkan cendawan kemaluannya ke celah di antara bibir vaginanya. Karena tubuhnya masih belum seimbang, cendawan itu terlepas kembali. Theo agak menekuk kedua lututnya ketika berusaha menyelipkan kembali cendawan kemaluannya. Ia sudah sangat ingin merasakan kembali vagina yang sempit itu meremas batang kemaluannya. Nafasnya mendengus-dengus tak teratur. Dengan terburu-buru, ia mendorong pinggulnya.

"Argh, aarrgghh.., Theo!" rintih Debby.

"Masih sakit?" tanya Theo.

"Sakit dikit.." jawab Debby.

Theo menarik batang kemaluannya perlahan-lahan, kemudian mendorongnya kembali perlahan-lahan pula. Sambil mendorong, ia menatap vagina gadis itu. Pandangannya nanar seolah ada kabut yang menutupi bola matanya ketika ia melihat bibir luar vagina gadis itu ikut terdorong bersama batang kemaluannya. Ia masih menatap terpesona ketika perlahan-lahan menarik kembali batang kemaluannya. Bibir luar vagina itu merekah dan seolah sengaja memperlihatkan lipatan celah vagina yang berwarna pink!

"Masih sakit, Sayang?"

"Hmm!"

"Sakit?"

"Enaak.., Theo!"

Theo tersenyum. Dilumatnya bibir gadis itu sambil menghentakkan pinggulnya. Dengan cepat, batang kemaluannya menghunjam. Ia menghentikan hentakan pinggulnya dan berdiri kejang setelah merasakan mulut rahim gadis itu tersentuh oleh ujung cendawannya. Lalu ditatapnya raut wajah murid yang dicintainya itu sekaligus dikaguminya!

Selain cantik dan dan seksi, muridnya itu pun tak pernah bertanya atau membantah ketika ia menghunjamkan kemaluannya sambil berdiri. Murid yang patuh sekaligus mempunyai ide-ide liar yang sensasional dalam bercinta. Mungkin muridku ini memang dikaruniai bakat bercinta, kata Theo dalam hati. Bakat untuk menaklukkan lelaki! Alangkah beruntungnya aku menjadi gurunya! Perlahan-lahan Theo menarik batang kemaluannya. Sebelah tangannya meremas bongkah pantat gadis itu dan yang sebelah lagi meremas dada.

"Aarrgghh..!" rintih Debby ketika merasakan batang kemaluan Theo kembali menghunjam vaginanya.

Ia terpaksa berjinjit karena batang kemaluan itu terasa seolah membelah vaginanya. Kedua tangannya dengan erat merangkul leher Theo. Ia ingin menggantung di leher lelaki itu. Lututnya terasa lemas menahan kenikmatan yang menjalari sekujur tubuhnya. Panasnya birahi membuat pori-pori di sekujur tubuhnya menjadi terbuka. Butir-butir keringat mulai merembes dari pori-porinya, bercampur dengan busa sabun yang masih tersisa di beberapa bagian tubuhnya.

Semakin sering ujung cendawan kemaluan lelaki itu menyentuh mulut rahimnya, semakin banyak pula keringat merembes di sekujur tubuhnya. Hingga akhirnya keringat itu terlihat mengkristal di kulitnya! Nafas Debby beberapa kali terhenti ketika Theo menarik dan menghunjamkan batang kemaluannya. Menarik dan menghunjam dengan cepat hingga terdengar 'cepak-cepak' yang merdu setiap kali pangkal pahanya berbenturan dengan pangkal paha Theo. Dan setiap kali mendengar suara 'cepak' itu, darahnya seolah terasa berdesir hingga ke ubun-ubun.

"Aarrgghh.., aarrgghh.., Theoo!"

"Theoo.., Debby pipiis..!"

Rintihan itu membuat Theo semakin cepat menghentak-hentakkan pinggulnya. Keringat bercucuran dari dahinya. Ia berusaha menahan nafas untuk mengendalikan tekanan air mani yang ingin menyemprot dari lubang batang kemaluannya. Tapi orgasme gadis belia yang sangat dicintainya itu ternyata membuat ia tak mampu lagi menahan tekanan air mani yang mengalir dari biji kemaluannya. vagina sempit itu berdenyut-denyut meremas batang kemaluannya. Menghisap air mani yang masih tertahan di batang kemaluannya. Membuat ia tak berdaya untuk mengendalikan desakan air mani yang menyemprot dari lubang batang kemaluannya.

"Aarrgghh..! Aarrgghh..! Debby, aarrgghh..!" raung Theo sambil menghujamkan batang kemaluannya sedalam-dalamnya.

"Theoo.., sstt, sstt.." desis Debby berulangkali ketika merasakan air mani lelaki yang sangat dicintainya itu 'menembak' mulut rahimnya.

'Tembakan' yang pertama terasa panas dan menggetarkan hingga membuat tubuhnya berdiri kejang dan punggungnya melengkung ke belakang. 'Tembakan' kedua dan ketiga membuat ia semakin berjinjit setengah bergantung di leher Theo.

"Aarrgghh.., Debby! Argh.., enaknya!" rintih Theo di telinga murid yang sangat disayanginya itu.

"Theoo.., sstt.., sstt..!" desis Debby pula berulangkali sesaat setelah lepas dari puncak orgasmenya!

Kedua telapak tangan Theo memangku bongkah pantat Debby. Telapak tangannya masih dapat merasakan kedutan-kedutan di bongkah pantat itu ketika gadis itu mencapai puncak orgasmenya. Dan dengan tenaga yang masih tersisa di tubuhnya, di tarik bongkah pantat yang kenyal itu agar mereka tak terjatuh. Ia tak ingin gadis itu terjatuh karena ia masih ingin batang kemaluannya tetap terbenam dalam kelembutan vagina yang sempit itu. vagina yang sangat dikaguminya, muda, segar, dan masih berwarna pink!

"Puas, Sayang?" bisik Theo sambil mengusap-usap punggung Debby.

"Puas banget!"

"Theo sangat menyayangi Debby."

"Debby juga sangat sayang pada Theo," kata Debby sambil mencium bibir Theo.

Mereka masih terus berciuman dengan mesra hingga batang kemaluan Theo mengkerut dan terlepas dari vagina Debby.



Minggu, 18 November 2012

cerita dewasa mahasiswa sahabat ngentot ku

" Cerita Dewasa paling seru" cerita seru 17+ "Cerita Porno terbaru" Kali ini banget-mojok akan berbagi cerita dewasa paling seru, cerita panas , cerita dewasa hot, cerita bugil, vidio sexs paling seru yang berjudul "cerita dewasa mahasiswa sahabat ngentot ku". Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita ngentot ,dan  kumpulan cerita sexs ini lumayan Hot dan lumayan membuat Konak. untuk lebih jelasnya bisa disimak cerita dewasa terbaru di bawah ini. Cerita sexs ini hanyalah fiksi belaka, Nama, Foto sexs, Model hot, artis telanjang dan Tempat kejadian dalam cerita sexs ini hanya Fiksi Belaka.
Langsung saya saksikan cerita seru berikut ini :

cerita dewasa terbaru Namaku D, aku dipaksa kawin demi kelancaran bisnis orang tuaku. Istriku dari keluarga kaya, menghabiskan uang bapaknya terus, dan tidak pernah menghargaiku. Setelah 3 tahun kawin tanpa anak, aku pilih cerai dan pergi dari kota asalku B. aku sebagai insinyur arsitek kemudian bekerja di kota J sebagai pemborong kecil-kecilan. aku juga bekerja sebagai asisten di Universitas T. Dalam umur 31 tahun ini, barulah aku merasakan hidup bebas, meskipun tidaklah kaya secara materi.

Saat itulah aku bertemu dengan M, mahasiswi tahun ke-2, umur 21, anak kost asal S. Tinggi badan 167 cm, dada & pantat berisi. Kulit putih bersih tipikal orang Cina. Mata sipit tapi cantik dengan bibir merekah dan rambut sebahu. Meskipun tertarik, aku tidak banyak harap, kami berbeda suku, agama, dan tingkat ekonomi.

Situasi berubah ketika dia menyatakan berminat bekerja sebagai desainer untuk proyek pribadiku. Pikirku, anak orang kaya kok mau kerja, tidak seperti ex-istriku. Harus kuakui, dia punya bakat seni gambar desain yang bagus. aku langsung setuju. aku cari proyek, aku dan dia menggabungkan ide untuk gambar desain ruang. Kami membicarakan proyek di kampus setelah orang lain pulang. Sebagai laki-laki yang lama tidak merasakan nafkah batin, hal ini benar-benar menggodaku. Apalagi setelah itu kami sering bekerja berdua di rumah kontrakanku. aku juga punya 2 pekerja lain, namun mereka biasanya kerja di lapangan dan jarang di rumah. aku suka melihat belahan dadanya yang putih ketika dia menggambar sambil membungkuk. Ingin rasanya kuremas dan kuhisap puting susunya. aku sering berjalan di belakangnya. Ingin kuremas pantatnya yang lagi nungging dan kuselipkan penisku di antaranya. Namun aku tidak ingin menyakiti perasaannya.

Hari itu dia sudah hampir pulang naik bis kota. aku terima telepon, aku mendapatkan proyek besar. Ini berasal dari client lama karena puas dengan kerja kami. aku bilang, ini karena jasamu, kita memang tim yang kompak. Apa kamu mau jadi partner bisnisku seterusnya. Dia cuma tersenyum. Kalau lebih dari itu, tanyaku nekad. Dia diam saja. aku terus peluk tubuhnya dan kucium bibirnya yang merekah. Dia tidak menolak.
"Apa kamu tahu latar belakang hidupku", tanyaku.
Dia jawab "Ya, S (pegawaiku yang lain) cerita banyak".
"S memang banyak ngomong", kataku. "Kamu terus bagaimana", lanjutku.
Dia bilang, aku tidak peduli, aku suka orang yang kerja keras. Keluargaku kaya tapi pada manja, itu sebabnya aku kuliah di luar kota. Ternyata kami berdua memang benar-benar cocok
"Apa kamu pernah pacaran", tanyaku.
"Belum", jawabnya.
"Mau saya ajari", tantangku. Tanpa menunggu jawabannya, aku langsung hisap bibirnya dan kugelitik lidahnya. aku terus remas pantatnya, nikmat dan padat. Kurapatkan dadaku ke dadanya yang kenyal. Juga kuganjalkan penisku yang sudah tegang ke selangkangannya. Dia jadi gelagapan dan bingung. Tangannya meremas-remas dari rambutku sampai punggung dan pantatku.
"Mau terus", tanyaku.
Dia bilang, "Jangan..." aku terus mundur, karena aku menghormatinya.

Pada suatu hari, aku tidak mampu menahan nafsuku lagi. Waktu itu malam minggu jam 8-an. Kami membicarakan desain gambar di rumahku. Entah bagaimana kita jadi berciuman sambil berdiri dan saling meremas. Dia pakai rok terusan. Tanganku merogoh ke balik roknya. Dia menolak kaget, ini pertama kali aku menjamah tubuhnya secara langsung. aku sudah nekad, dengan pengalamanku yang segudang aku taklukkan dia. Kedua tanganku merogohi dan meremasi pahanya sampai ke atas, perut, dan dada. Kuangkat roknya tinggi-tinggi. Badannya benar-benar putih dan mulus. aku belum pernah melihat pemandangan seperti ini. aku berlutut menciumi paha dan perutnya. Dia benar-benar tidak berdaya. Kulepas zipper di punggungnya, dengan sekali angkat, lepas rok itu dari tubuhnya. Kulepas BH-nya, kujilati susunya yang montok putih. Kuhisap puting susunya yang masih perawan, warnanya coklat muda. Tanganku meremas susu satunya dan menggerayangi tubuhnya yang halus. Kutarik CD-nya sampai ke bawah kaki. Dia kaget dan bilang jangan. Namun sebelum sempat mengelak, aku cepat-cepat berlutut. Kujilati liang kenikmatannya dan kugelitik clitorisnya. Rambut kemaluannya halus, liang kewanitaannya merah muda dan harum baunya. Kujejal-jejalkan dan kukorek-korek lidahku di dalam liang kewanitaannya. Cairannya banyak, aku lahap semua. Sementara itu tanganku meremas-remas pantatnya yang putih padat.

Dengan sekali angkat dia sudah berada di atas meja gambarku. Kedua pahanya mengangkang, sementara tubuhku berdiri di antaranya. Cepat-cepat kubuka baju, celana, dan CD-ku. Kita sekarang sama-sama telanjang. Kakinya terus kuatur melingkar di pinggangku. Penisku kuarahkan ke liang senggamanya. Dia tak mampu menolak lagi. Dengan mata was-was, dia memandang penisku yang mendekati liang senggamanya. aku masukkan kepalanya dulu dan kuayun pelan-pelan. Dia merinding dan tambah ngos-ngosan. Kusodokkan lebih dalam lagi, dan kurasakan selaput daranya robek. Dia menjerit sambil mempererat pegangan tangan dan kakinya. aku berhenti dulu untuk memberi dia kesempata bernapas. Kemudian kuayun pelan-pelan sambil terus kumasukkan penisku sampai mentok. Dia melihat selangkangannya dengan takjub, baru menyadari kalau penisku sudah terbenam di perutnya. Selangkanganku yang hitam menempel erat dengan miliknya yang putih. Kuayunkan penisku pelan-pelan. Matanya yang sipit tambah sipit karena merem keenakkan. aku ayun penisku lebih cepat, mulutku menghisap susu dan bibirnya bergantian, tanganku meremas erat pinggul dan pantatnya.

Dihadapanku adalah tubuh putih mulus menggeliat-geliat menahan desakan tubuhku yang hitam. Inilah impianku sejak dulu. Mungkin karena sudah lama tidak berhubungan, aku merasakan akan keluar. aku tahan dengan cara rileks, aku tunggu dia sampai puncak. Beberapa saat kemudian aku melihat wajahnya berubah menahan ngilu yang amat besar. "Aduh, aduh", katanya. aku percepat ayunan penisku sampai meja gambarku berderit-derit. Kemudian aku merasakan lahar panas keluar di dalam liang liang surganya, tepat di mulut rahimnya. Dia menjerit sambil mencakar pundakku. Badanku kejang, "aduh M", kataku, aku keluar. Kurasakan juga cairan hangat dari dalam liang kewanitaannya membasahi penisku dan selangkangan kami berdua. Nikmat sekali, jauh lebih nikmat daripada ex-istriku dulu yang berkulit hitam sepertiku. Setelah itu kami berpelukan lama di atas meja gambar. Dia nangis.
"Apa kamu marah", tanyaku.
"Tidak", katanya. Pandangan kami berdua tertumpu pada banyak cairan bercampur darah di atas meja gambarku.
"Sexnya orang arsitek", kataku. Kami berdua terus ketawa bersama sambil berpelukan.

Hari-hari selanjutnya kami isi dengan acara seks yang lebih panas. aku ajarkan dia cara KB. aku ajari dia beberapa posisi baru. Kami melakukannya di atas kasur tidur, sofa, dan di kamar mandi. Meja gambar sudah tidak pernah kami pakai lagi, kecuali untuk menggambar tentunya. Oh, ya aku juga mengajarinya felatio. aku suka lihat bibirnya yang merekah dan pipinya yang putih menghisap penis hitamku.

Dua tahun yang lalu dia lulus, dan kami terus menikah. orang tua kami tidak setuju, tapi kami tidak peduli. Dalam hal agama, dia setuju mengalah. Dalam masa krismon ini, kami jarang sekali mendapatkan proyek. Tapi kami tidak takut, karena kami sudah biasa hidup sederhana dan kerja keras. Lagi pula, kami sudah punya banyak tabungan. Suatu hari nanti kondisi pasti membaik.