Langsung saya saksikan
==== cerita dewasa paling hot ===
ngantor nanti siang setelah istirahat makan. Jam 09.00 gue baru bangun, temen
gue sudah tidak ada lagi di kamarnya berangkat kerja, juga temen kostnya yang
lain. Lalu gue turun ke lantai I untuk mandi, karena kebetulan kamar mandi di
lantai II lagi rusak dan masih dibetulkan.
Selesai mandi (hanya menggunakan handuk dililitkan di badan) gue keluar dari
kamar mandi menuju lantai II. Pada saat mau naik tangga gue dipanggil Ibu kost
temen gue," Mas, itu sudah disiapkan kopinya, silahkan langsung di minum,
mumpung masih hangat ", ibu kost temen gue itu umurnya kira-kira 30 th lebih
dikit, langsung aja gue menuju ke meja makan yang dimaksud dan duduk untuk minum
kopi yang sudah disediakan, Ibu kost itu juga menemani gue di meja makan minum
kopi. Sambil mijit-mijit pundaknya ibu kost nanya
+ " Kopinya cukup manis nggak mas ?".
- " Udah kok bu, pas banget, tetapi ibu koq kelihatan sakit ?".
+ " Iya nich pundak ibu agak sakit"
- " biasa dipijit nggak bu ?"
+ " Iya sich, tapi pembantu ibu lagi ke pasar"
- " Kalau mau saya bisa bantuin pijit sebentar bu supaya bisa agak baikan ?'
+ " Boleh "
lalu gue pijitin pundaknya sebentar, kelihatannya sich nggak terlalu banyak
masalah dengan pundaknya. dia bilang
+ " wah enak juga ya pijitan mas ini, sebenarnya pinggang ibu juga agak kesleo
sedikit",
- " Ibu mau dipijitin pinggangnya, tapi kalau pijit pinggang harus sambil tidur
karena posisinya susah kalau sambil berdiri". "
+ " boleh aja kalau mas nggak keberatan kita kekamar ibu aja ya ?"
-" yuuk"
sambil gue ikutin langkahnya menuju kamar dia.
Sampai di kamar langsung aja doi tidur tengkurap di tengah tempat tidur, gue
jadi bingung bagaiman caranya mijit dia, rupanya doi ngerti kebingungan gue dia
bilang " mas langsung aja naik di tempat tidur dan pijitin ibu, kalau butuh body
lotion itu ada di meja rias ibu ". gue ambil body lotion yang dimaksud dan
menuju ke tempat tidurnya sambil gue bilang " Bu, baju nya tolong di buka bagian
atasnya supaya saya bisa pijit pinggang ibu ". Langsung doi bangun lagi dari
tempat tidurnya dan melepas dasternya ternyata dibalik dasternya itu udah tidak
ada apa-apa lagi alias bugil.
Cerita Sex Desahan Ibukost Idamanku gue hanya bisa benggong aja melihat pemandangan yang aduhai ini, body termasuk lumayan bagus, dengan teteknya yang tidak terlalu
besar dan putingnya yang tegak menantang berwarna coklat kemerahan, dan
jembutnya yang di potong pendek dan rapi berbentuk segitiga, dan pantatnya yang
aduhai bentuknya, walaupun wajahnya tidak terlalu cantik, tetapi bodynya yang
pemandangan tersebut. doi tersenyum aja ngeliat gue bengong ngeliatin dia.
+ " Masss, jangan bengong achh, cepet bantuin ibu"
+ " Mas, cepet aja tuh handuk di lepas, lihat tuch yang didalam udah pingin
nongol lihat temennya "
lepas kontol gue langsung ngacung.
+ " Mas, gede juga ya kontolnya " sambil dipijit-pijit dengan lembut dan dia
nya, gue udah nggak bisa mikir apa-apa lagi karena
ciumin doi bibirnya yang langsung tanggap dengan ngeluarin lidahnya, gue mainin
tangan doi rupanya tidak mau kalah, karena doi juga megangin kontol gue sambil
turun ke toketnya, waktu gue jilatin pentilnya yang udah keras doi juga jilatin
menyusuri kakinya yang udah celentang, gue jilatin dari puser sampai ke paha nya
dan pelan-pelan balik lagi ke jembutnya yang rapi dan ke paha satunya lagi dan
kembali ke memek doi yang udah basah.gue nggak dengerin desahaanya karena doi
69 itu,
+ " Masss, shhhh, shhhh ,ibu udach, accchhhhh , nggak kuat lagi, masukin dong,
achhhhhh"
Terdengar ritihannya lagi
+ " Masssssssssss, shhhhhhhhh, shhhhhhh aduhhhhhh, achhhhhhhhh" gue lihat
mukanya makin memerah dengan sedikit mengerut di dahinya, rupanya dia menahan
kenikmatan yang dialami. kemudian dia berhenti goyang dan mendorong badan gue,
dan dibalik rupanya doi pengen main diatas. sambil goyang-goyang doi pegangin
toketnya yang berayun-ayun seirama dengan goyangannya, tiba-tiba doi sorong kan
toketnya ke muka gue
remes yang satunya, gerakan doi lebih menggila lagi sambil mendesah-desah
"ssshhhhhhh, scchhhhhhh, aduhhhhh ,accchhhhhhhhhh" lalu doi meluk gue " massss,
panjang-panjang ini juga dinikmati oleh doi, karena gue denger desahannya "
shhhh, shhhhhh,achhhhhh, achhhhhh" nggak lama kemudian gue juga keluar sruuuut,
srruuuuuut sruu,sruut, nggak pake nanya gue keluarin aja di dalam abis enakkk.
Setelah itu gue rebahan di ranjang doi. kemudian mandi lagi bersama dengan doi.
Sejak itu gue jadi seneng kalau di tugaskan ke Surabaya oleh kantor sekarang ini
telpon Doi untuk siap-siap manuver lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar