Tampilkan postingan dengan label cerita seru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita seru. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

cerita dewasa|pelampiasan ngentot di pondok sepi

Cerita dewasa terbaru kali ini banget-mojok kembali update untuk pemirsa setia dengan cerita dewasa foto hot|cerita ngentot|bugil|ML|. Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita dewasa yang kami tayangkan tidak kalah kualitas dengan situs penyedia cerita dewasa lainnya, semua konten yang ada di banget-mojok kususnya cerita dewasa kami dapatkan dari kiriman pemirsa setia banget-mojok.blogspot.com juga kumpulan cerita dewasa paling seru pada pengalaman hidup seseorang, semua ini lumayan hot pastinya  dan lumayan membuat fresh pikiran
"Nikmati ML Di Pondok Sepi"

Dhea mengerang sadarkan diri. Kepalanya seakan-akan ingin pecah. Ia berusaha mengingat apa yang telah terjadi tapi tidak berhasil. Ia ingat pergi ke sebuah pesta dan bertemu dengan laki-laki kurus dan berusaha mendekatinya.

Akhirnya ketika Dhea bosan ia pergi meninggalkan pesta tadi. Ia sedang berjalan menuju mobilnya ketika segalam tiba-tiba menjadi gelap. Dhea bangun dan duduk, sadar dirinya ada di sebuah bale-bale di sebuah rumah sederhana. Tidak ada lampu satupun tapi ia bisa melihat cahaya datang dari ruangan sebelah dan mendengar suara-suara. Seseorang masuk ke dalam ruangan itu dan berkata, “Sudah waktunya lo bangun cewek manis! Kita udah lama nunggu nggak sabar bersenang-senang sama lo!” Kemudian laki-laki itu berkata bahwa Dhea telah disergap dari belakang dan kepalanya dipukul hingga pingsan dan dibawa ke sebuah rumah kecil di dekat Pelabuhan Ratu, di sebuah desa kecil jauh dari manapun.

Laki-laki itu mendekati Dhea dan berkata bahwa ia dan teman-temannya tidak segan-segan membunuhnya jika ia tidak menuruti semua perintah mereka. Mereka akan menyiksa Dhea dulu dan akan butuh waktu lama dan menyakitkan sebelum ia bisa mati. Ketakutan, Dhea berkata ia akan menuruti semua perintah mereka, dan laki-laki itu tersenyum.

“Oke, masuk ke ruangan itu dan buka pakaian lo, semuanya!”

Dhea berjalan perlahan masuk ke ruangan sebelah, masih pusing akibat pukulan di kepalanya. Nafas Dhea tersentak ke ia masuk ke ruangan itu. Ada 12 laki-laki di dalam ruangan itu. Semuanya berbadan besar dan kekar, melihat penampilannya mereka adalah buruh pelabuhan atau pabrik yang kasar. Mereka semuanya adalah laki-laki paling besar yang pernah dilihat oleh Dhea! Mereka mulai bersiul dan berkomentar sambil berseru kagum dan memanggil Dhea dengan julukan jorok ketika Dhea mulai melepaskan pakaiannya. Ketika buah dada Dhea yang kecil tapi padat dan bulat terlihat, ia bisa melihat seluruh penis laki-laki itu langsung menegang. Dan ketika vagina Dhea terlihat jelas, Dhea merasa dirinya akan mati ketakutan ketika melihat tatapan penuh nafsu dari wajah-wajah beringas di hadapannya. Ia sangat ketakutan membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya.

Laki-laki pertama maju mendekatinya. Ia bertubuh hitam. Ia meremas buah dada Dhea dan menyuruhnya untuk berkeliling dan mengulum penis setiap orang di ruangan itu. Wajah Dhea memerah ketika ia mendekati laki-laki yang pertama. Laki-laki itu langsung memasukan penisnya ke dalam mulut Dhea dan langsung memompa keluar masuk di mulut Dhea. Dhea sendiri mulai tersedak dan batuk, tapi laki-laki itu tanpa peduli mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan. Ia mengerang dan berejakulasi. Dhea merasakan mulutnya terisi oleh semburan sperma yang hangat dan lengket, dan ia berusaha untuk menelan semuanya, tapi sperma itu tetap mengalir keluar dari sudut mulutnya, mengalir ke dagunya.

Semua laki-laki itu tertawa ketika Dhea merangkak mendekati laki-laki berikutnya. Semua sudah begitu terangsang membayangkan mulut Dhea di penis mereka, sehingga tidak ada yang bisa bertahan lama. Satu persatu dari mereka bergantian mengusapkan penis mereka pada wajah, hidung serta bibir Dhea. Mereka bergantian memaksa Dhea mengulum dan menjilati penis mereka.

Sekitar 40 menit kemudian, Dhea telah menelan 12 semburan sperma dan di wajahnya menempel sisa-sisa sperma yang tidak berhasil ia telan. Lalu seorang dari mereka mendekat dan menyuruhnya bertumpu pada lutut dan tangannya. Dhea berpikir dengan posisi merangkak seperti itulah dirinya akan mulai diperkosa dari belakang, tapi jantungnya seperti berhenti berdenyut ketika mendengar laki-laki itu berkata, “Siapa yang mau pertama kali ngerasain pantat bintang film kita ini?”. Sebelum Dhea sadar apa yang akan terjadi, Dhea merasakan sebuah kepala penis besar menempel di liang anusnya yang sempit dan kecil. Laki-laki dibelakangnya mendorong keras dan Dhea langsung

menjerit kesakitan. Laki-laki yang lain tertawa senang melihat liang anus Dhea membuka dipaksa dimasuki oleh penis yang besar itu. Laki-laki itu bergerak cepat dan brutal, ber-ejakulasi di dalam anus Dhea memberika pelumas untuk laki-laki selanjutnya.

Ketika laki-laki selanjutnya sedang memperkosa anus Dhea, laki-laki yang lain memegang salah satu dari kaki Dhea dan menariknya. Kemudian ia menggosokan penisnya ke telapak kaki Dhea yang berkerut dan mengejang menahan sakit. Laki-laki itu terus menggosokan penisnya ke telapak kaki hingga jari-jari kaki Dhea yang kukunya dicat merah menyala, sementara semua laki-laki di ruangan itu bergantian mencoba anusnya. Beberapa laki-laki yang lain berlutut di depan Dhea dan mengocok senjata mereka di muka Dhea. Dan ketika laki-laki di hadapannya mulai menyemburkan sperma mereka ke wajah Dhea, laki-laki yang ada di pantatnya menarik penisnya dan sedetik sebelum ia ejakulasi, ia mendorong penisnya masuk ke dalam vagina Dhea yang perawan. Semburan demi semburan mengisi lubang kewanitaan Dhea dengan sperma. Dhea mulai menangis menyadari dirinya bisa hamil oleh mereka.

Sementara itu laki-laki yang menggunakan kakinya menggosok-gosok makin cepat dan keras. Ia berteriak, “Aahh.., gue kelluarr.., gue kkeluaar..!” Air mani langsung tersembur ke telapak kaki Dhea dan mengalir membasahi jari-jari kakinya. Selanjutnya semua 12 orang itu mendapat giliran menggunakan anus Dhea untuk memuaskan nafsu mereka, bergantian mereka menampar dan memukul pantat Dhea sambil tertawa senang melihat lubang anus Dhea membesar. Mereka menjulukinya Dhea Si Lubang Besar. Laki-laki yang terakhir juga memasukan tangannya hingga pergelangan ke dalam anus Dhea. Dhea menjerit dan menjerit ketika tangan laki-laki itu masuk ke dalam anusnya. Kemudian mereka semua memerintahkan agar Dhea menjilati penis mereka hingga bersih. Perut Dhea terasa mual tapi ia tetap menurut perintah mereka dengan harapan mereka akan puas dan meninggalkan dirinya.

Yang selanjutnya terjadi adalah, mereka menarik tubuh Dhea dan diseret keluar, untuk pertama kalinya Dhea sadar dirinya berada di tempat terpencil dari keramaian. Laki-laki itu mendorong tubuhnya menuju ke sebuah kandang. Dhea jatuh tersungkur kelelahan dan kesakitan. Tubuhnya gemetar ketika ia mendengar ringkikan kuda di dalam kandang itu. Dhea mulai menangis dan meronta-ronta ketika dirinya diseret mendekati kuda yang ada di dalam kandang. Seseorang berkata, “Lo bakalan ngerasain bagaimana rasanya kuda sayang!” Perlahan tangan Dhea meraih penis kuda tersebut dan mulai menggosoknya, dan tersentak melihat ukuran penisnya. Panjangnya dua kali dari panjang penis laki-laki yang pernah dilihatnya, dan tangannya sama sekali tidak bisa menggenggam diameter penis kuda itu. Dhea berharap ia hanya disuruh mengocok penis tersebut, tapi laki-laki itu berkata agar Dhea mengulum penis itu dengan mulutnya. Dengan air mata mengalir di pipinya, Dhea mulai menjilati penis kuda tersebut, hampir saja ia muntah karena bau yang tercium olehnya. Dhea hanya mampu memasukan kepala penis kedua itu saja ke dalam mulutnya, sedangkan tangannya digunakan untuk mengocok batang penis kuda itu.

Semburan sperma yang pertama membuat kepala Dhea terdorong menjauh dari penis itu. Semburan yang kedua menyembur ke wajah dan buah dadanya. Ia membuka mulutnya dan berusaha menelah sperma yang disemprotkan oleh kuda itu. Wajah Dhea tertutup seluruhnya oleh sperma kuda dan rambutnya lengket karena sperma tersebut. Sebagian besar sperma itu mengalir turun dan menetes ke budah dada Dhea.

Dhea langsung jatuh tersungkur lemas berpikir semua itu telah selesai. Satu dari laki-laki itu berlutut di depan wajahnya dan menyeringai ketika berkata ini adalah permulaan bagi diri Dhea. Ia berkata agar Dhea bersiap-siap menunggu sampai sisa kelompok mereka sampai ke pondok tersebut.


Jumat, 23 November 2012

cerita ML dewasa ngentot bareng senior ku

cerita dewasa|ml|ngentot|bugil hot terbaru banget-mojok kembali update dengan informasi menarik, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
hubungan sexs | cara berhubungan sexs yang sehat| info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil
, Note semua foto, tempat kejadian dan cerita dalam artikel ini hanyalah fiksi belakang.
"Ngentot Dengan Senior"
Well, darimana dulu ya, aku mulai ceritanya. Hm, baiklah, mungkin dari perkenalan dulu, namaku Vera, just a simple name, right? Nothing special ‘bout me. aku hanya seorang cewek kuliahan yang pemalu, terlalu pemalu malah. Semester ini terlalu sepi bagiku, “Hufftt…” aku menghela napas berat sambil menuju tempatku biasa bersemedi, yup! Dimana lagi kalau bukan di perpustakaan. Semua cewek berkacamata sepertiku memang hidup di perpustakaan dan bukan kehidupan malam yang glamour.

aku berjalan sambil membawa setumpuk buku tebal tentang diktat kedokteran. aku sudah membuka pintu perpustakaan perlahan hingga kudengar sebuah suara yang tertahan. Suara antara kesakitan dan… keenakan?

aku berjalan menuju asal suara. Di ujung pojok perpustakaan memang tempat yang gelap, aku tidak akan berani kesana karena aku penakut. aku melihat kanan-kiri, tidak ada dosen ataupun penjaga perpustakaan saat ini. aku melirik jam tangan, Oh, pantas, sekarang’kan waktunya istirahat.
aku berdiri dibalik lemari tinggi penuh buku, aku berusaha melihat dari balik celah lemari. Dua sosok bayangan sedang melakukan sesuatu dan suara-suara itu semakin liar.

aku membersihkan kacamataku, berusaha melihat lebih jelas lagi. Dan aku terkesiap saat melihat seorang cewek menghisap benda panjang dan besar milik seorang cowok. aku berusaha menutup mulutku agar tidak mengeluarkan suara sedikitpun, aku tidak mau sampai ketahuan.
Cewek itu kukenal dengan kak Windy, sedangkan yang cowok adalah kak Ryan. Sial, cowok itu’kan pacarnya temanku, ternyata cowok itu selingkuh, harus kurekam dan kujadikan bukti. aku merogoh ponselku dan mulai ku rekam semua adegan mesum itu.

“Ahhh… Hssss… Enak Win.. kamu hebat sayang..” Kak Ryan mulai berbicara tidak karuan, sedangkan kak Windy asyik menjilat ujung penis kak Ryan.
“Hmmphh… kontol kamu enak, sayang.. hmpphhh… “ mulut kak Windy penuh dengan kontol cowok itu, aku yang membayangkan saja seperti ingin muntah. Apa sih enaknya benda besar dan panjang itu?

Kak Ryan memaju-mundurkan kontol besar miliknya di mulut kak Windy, sesekali kak Windy tersedak oleh benda panjang itu sedangkan tangan kak Ryan menggerayangi tubuh Kak Windy yang terbalut kaos warna ungu.

Disingkapnya kaos ungu kak Windy sehingga bra yang menutupi dada ranum itu terlihat jelas. aku meneguk liur dengan susah payah.
“Nakal ya… kamu mau minum susu sayang?” Tanya kak Windy dengan wajah mesumnya, dan dijawab dengan anggukan kepala kak Ryan, “Iya.. aku mau nete..”

Kak Windy terkikik geli, lalu menyingkap bra putihnya, dan puting yang keras itu mengacung menantang ke wajah kak Ryan. Dengan kelaparan, kak Ryan menyantap puting itu tanpa permisi. Menghisapnya, menggigitnya, menjilat-jilatnya, bahkan sesekali ditarik karena saking gemasnya.

“Ahhhkk.. jangan ditarik sayang.. uuhhhh.. sakiit… hhhssss… oohhh..” kak Windy menikmati sentuhan kasar kak Ryan yang meremas-remas dadanya.

aku suka… hmmphh… enak… nenen… mmhmmpphh..” kak Ryan makin tambah meracau tidak jelas, dan tangannya mulai melepas celana jins kak Windy.

“Jangan dilepas sayang, nanti ada yang lihat.”

“Biarin, aku gak peduli.” Kak Ryan langsung menarik paksa celana jins dan celana dalam kak Windy, lalu membuka lebar paha cewek cantik itu.

“Memek yang cantik… hmmphh…” kak Ryan langsung menjilat memek kak Windy, membuat suara berdecak basah dari memek itu.

“Ahhhh… enak…. Nghhhh… god.. oohhhh…” kak Windy bergerak dengan sensual. aku harus menahan gemetar dan wajah merahku ketika merekam semua adegan itu.

Kak Ryan menepuk-nepukkan kontolnya ke lubang kak Windy, seperti memberi salam terlebih dahulu.

“Windy sayang, bilang ‘halo sama Mr. P…” kata kak Ryan sambil tetap menepuk memek kak Windy dengan kontol besarnya.

Kak Windy terkikik geli, “Halo Mr…. Ahhhkkk!!” belum selesai memberi sapa, kak Ryan langsung menyodok memek kak Windy dengan kontol besar miliknya. Menggenjotnya tanpa ampun.

“Aaahhkkk…. Ryan.. Aahhkkk.. stop!! Sakit… AAhhhkk!!” kak Windy berusaha mendorong tangan dan badan kak Ryan, tetapi sepertinya percuma, kak Ryan menyodok memek kak Windy seperti orang kesurupan, cowok itu mendengus keenakan.

“Hsss…Ahh.. enak banget memek kamu sayang.. oohh.. memek.. uuhhh….aku ngentotin kamu…” kak Ryan terus menyodok memek kak Windy dengan cepat, membuat suara-suara decakan basah dari memek itu, dan cairan bening melumer di sekitar selangkangan kak Windy.

“Ahhhh…. Jangan keras-keras sayang… nanti kita ketahuan…aahhkk!”

aku gak peduli… ohhh.. memek!! Oohhh.. ngentotin kamu enak… ngentot sama pelacur kayak kamu enak banget…” kontol kak Ryan terus menyodok memek kak Windy, sedangkan tangannya sibuk menggesek-gesek daging kecil di memek itu.

“Aahhkkk!! Stop Ryan!! Aaahkkk…”

“Enggak... Hssss!! aku sodok kamu lagi… oohhh.. kusodok lagi.. sodok.. uuhhh..” kak Ryan memutar tubuh kak Windy, membuat gaya mereka menjadi doggy style. Kak Ryan menyodok dari belakang.

“Ahhh.. Ryan… oohh… terus sayang.. enak banget…” kak Windy bergerak sensual dengan memaju-mundurkan pantatnya. Tangan kak Ryan meremas-remas dan menarik puting kak Windy.

“Hsss.. oohhhh!! Kamu memang pelacur, Win… ohhhh.. pelacur… perek.. Hsss..!! enak kontolku Win… ohhhh enak dijepit ma memek mu…. Ohhh… !!” kak Ryan merasakan kontolnya berdenyut hebat.

“Ahhh… Ryan.. keluarin kontol kamu… aahkkk!! Keluarin Ryan…Hsss…” kak Windy berusaha melepaskan diri dari kak Ryan, tetapi sepertinya cowok itu terus menggenjot pantat kak Windy sambil mendekapnya dari belakang. Puting kak Windy di tarik dan diplintir-plintir lagi.

“Ahhhh.. enggak!! Gak akan aku keluarin.. aahhhh.. biarin kamu hamil… oohhh.. pelacur.. oohhh…!!”

Uuuhh.. lepasin… hsss…aahh…” kak Windy terus merasakan denyutan kontol kak Ryan di memeknya yang becek.

“Aahhhh.. aku keluar Win… aku mau nge-crot, Win.. oohh… aku pipisin kamu… aahhhkk.. aku pipisin memek pelacurmu itu… ohhh.. ohh….Aaaahhhhkkkkk.!!!!”

“AAhhkkkkk Ryan!!” kak Windy berteriak nikmat dengan tubuh mengejang.

Croot..Croot… -kak Windy merasakan sodokkan keras kontol kak Ryan beberapa kali di dalam memeknya.

“Haaaahhhhh... haaahh….” kak Ryan masih membenamkan sebentar kontolnya, lalu melepaskannya dengan cepat dan cairan putih keluar menetes dari memek kak Windy yang basah.

aku menatap semua adegan yang bisa dilihat di blue film itu secara live. Entah harus bilang beruntung atau sial, yang pasti saat itu tanganku gemetar merekam semua adegan tanpa iklan itu.

aku melihat kak Ryan sudah memakai kembali celananya dan kak Windy masih mengatur napas di lantai. Kak Ryan berbisik sebentar lalu tersenyum ke arah kak Windy dan kemudian pergi keluar dari perpustakaan.

aku masih diam di tempat, tidak berani membuat suara sedikitpun. aku melihat kak Windy berusaha duduk di meja lalu mengeluarkan rokok yang terselip di kantong celananya. Membakar ujung rokok dengan api lalu menghisapnya dalam-dalam.

aku tahu kamu disitu. Keluar sekarang.” Seruan kak Windy yang tenang membuatku kaget. Jantungku berdegup kencang karena aku ketahuan mengintip. Sial, kataku dalam hati.

Kak Windy melirik lemari tempatku bersembunyi, “Cepat keluar sekarang.”

Dengan gugup dan tangan gemetar aku keluar secara perlahan dari tempat persembunyianku. aku bisa melihat kak Windy menyeringai ke arahku.

“Well.. well.. ternyata ada anak kucing manis yang tersesat.” Kak Windy bergerak ke arahku, aku melirik takut namun masih dapat kulihat tubuhnya yang telanjang bulat.

aku mundur perlahan sambil mendekap buku diktatku. Kak Windy menarik ponsel yang kupegang dengan paksa.

“Ya ampun.. ada penguntit rupanya. Mesti dihukum nih.” Kata kak Windy tenang, sedangkan jantungku sudah kalang kabut menantikan hukuman apa yang akan dilakukan kakak seniorku itu.

Tanganku ditarik paksa, membuat semua buku yang kupegang berdebam jatuh ke lantai.

“M..maaf kak… lepasin akuaku janji gak akan bilang ma siapa-siapa.” Suara yang keluar dari mulutku lebih terdengar seperti cicitan tikus yang ketakutan.

Kak Windy menyeringai sinis, “Gak ada maaf dan ampun.” Katanya dingin. Dan sekali lagi aku mengigil ketakutan.

aku menunduk menatap lantai, kemudian tangan kak Windy meraih kacamata di wajahku dan meletakkannya di atas meja. Kak Windy bersiul takjub, “Gak kusangka kamu manis juga. aku pikir semua kutu buku itu jelek, ternyata ada juga yang manis banget kayak kamu.” Kak Windy tersenyum menyeringai lagi.

Sekarang tangan kak Windy menelusuri kemeja putihku yang transparan, “Ja..jangan kak..” aku berusaha berontak dengan halus tetapi tatapan kak Windy membuatku ketakutan.

“Denger ya… kalo loe teriak, ponsel loe bakal gue hancurin.” Kak Windy mulai kesal dan aku tidak berani membantah lagi.

Melihat sikapku yang diam ketakutan, kak Windy dengan tersenyum mengelus pipi mulusku, “Nah, kalo jadi anak baik begini, aku ‘kan gak bakal kasar sama kamu, manis.” Katanya lagi sambil mengecup keningku.

aku memejamkan mata erat-erat dan merasakan kecupan bibir kak Windy di bibirku. Dia menjilat bibirku hingga basah tetapi aku tetap tidak menunjukan sikap untuk membalas kecupannya, dan itu membuatnya kesal, “Buka mulut loe..!” seru kak Windy marah.

Dengan ketakutan aku membuka mulutku perlahan, sedikit celah mebuat lidah kak Windy merogoh mulutku dengan liar. aku berusaha berontak, ”Hmmphh… kak…hhnnngg…lepas…” aku memohon, tetapi cewek itu terus memainkan lidahnya dimulutku. Menyentuh rongga mulut dan lidahku dengan brutal.

Kak Windy mendorongku hingga pinggulku menyentuh meja di belakangku, dia melepaskan ciumannya dengan kecupan panjang, membuat jaring saliva di sekitar bibir kami. Kak Windy menyeringai lagi sambil mengelus rambut hitam panjangku.

“Kucing manis… manisnya..” Katanya sambil membuka kancing kemejaku satu persatu.

aku berontak lagi, “Ja..jangan kak… lepasin bajuku..” Kataku ketakutan dan itu membuat kak Windy marah.

PLAK! aku ditampar oleh kak Windy membuatku kaget dan pipiku langsung merah karena sakit.

Kak Windy menjambak rambutku, “Gue bilang loe itu kucing… kucing gak ngomong.. dia mengeong.. ayo mengeong!” Serunya kasar, aku terisak ketakutan.

“Ayo mengeong!!” teriaknya tidak sabar.

“Me..meeong…” aku memaksakan suaraku, dan itu membuat kak Windy tersenyum puas lalu mengelus pipiku yang merah karena ditampar.

“Nah…gitu’kan manis.. harus jadi anak baik…sekarang lepas baju kamu.” Katanya pelan tetapi penuh dengan nada mengancam. Dengan ketakutan aku membuka kemeja putihku, menampakan bra hitam yang membalut dada besarku.

“Dada yang besar… aku suka..” katanya sambil menjilat bibir bawahnya. aku ketakutan.

Tangan kak Windy meraih bra hitamku dan mengangkatnya ke atas, membuat dadaku keluar sepenuhnya. Putingku mengacung keras, sedangkan dadaku bergoyang ketika kak Windy menyentuhnya.

“Mulus… empuk… kenyal..” Kata kak Windy sambil menggoyang-goyang dadaku yang besar. Dadaku bergoyang ke atas-ke bawah, ke kiri dan kanan, lalu tiba-tiba putingku ditarik hingga membuatku kaget.

“Ahhhhkk…” Tanpa sadar aku mengeluarkan suara sensual dari bibirku, kak Windy tersenyum menyeringai sedangkan aku cepat-cepat menutup mulutku dengan tangan.

Kak Windy menyingkap rok panjangku, menampakkan paha mulus dan memekku yang terbalut celana dalam putih. Dia menyuruhku duduk di atas meja, kuturuti tanpa komentar sedikitpun.

Kak Windy membuka pahaku, membuatku harus mengangkang ke arahnya, aku menahan rasa malu ku dengan memejamkan mata erat-erat. Dia membuka memekku, melihat dengan takjub lipatan berwarna merah muda dan lubang kecilku. Dia menyentuh daging kecilku, menarik-nariknya dengan penasaran lalu menggeseknya dengan cepat.

“Hnnn…nnnggghhh…” aku menahan desahanku. Kak Windy lagi-lagi tersenyum sambil terus memainkan daging kecil di memekku dan tangannya meremas-remas buah dadaku yang besar.

“Ayo mengeong…” Kata kak Windy sambil terus menarik-narik putingku, sesekali ditamparnya dadaku karena gemas sedangkan memekku di pijit-pijitnya dengan lembut.

“Me..meoong… aaahhh.. hhnn… meoong…” aku keenakan menikmati sentuhan jarinya di memekku. Kak Windy menyentuh memekku dengan lima jarinya seperti ingin membasuh tangannya dengan lendir dan cairan beningku.

Kak Windy menatap sekeliling ruangan, seperti mencari sesuatu, lalu matanya jatuh pada spidol hitam kecil di bawah meja. aku merasakan firasat buruk.
“Ja..jangan kak… ahhhhkk!” Belum selesai aku bicara, benda hitam kecil itu sudah dimasukkan ke memekku.

“Manisnya… aahh… hhmmphh..” Kak Windy menciumiku, benda kecil hitam itu di obok-obok ke memekku, membuatku menggelinjang keenakan. hingga..

Plok.. Plok.. Plok –suara tepukan tangan seseorang membuatku kaget, di balik rak buku itu, kak Ryan menatap kami dengan menyeringai. Ti..tidak mungkin, kataku dalam hati.

Kak Ryan memegangi handycam di tangannya sambil menyorotku, kontol di balik celananya sudah mengeras. “Ya ampun, Windy… loe dapet kucing cantik, ya? Bagi-bagi lah..” kata kak Ryan sambil menarik puting dadaku, dan meremas payudaraku dengan semangat.

“Astaga, nenen yang gede… memek yang perawan..” kak Ryan menjilat bibirnya seperti kelaparan. aku makin ketakutan.

Kak Ryan meletakkan handycamnya di salah satu rak dengan lensa yang yang menyoroti ke arah kami. Dia ingin merekam semua adegan ini, aku menggigil ketakutan.

Kak Ryan lalu cepat-cepat melucuti celananya, dan kontolnya sudah berdiri mengacung dengan keras. aku ketakutan, aku berusaha kabur, tetapi dengan sigap kak Ryan menangkap pinggulku dan membantingku dengan pelan ke lantai.

“Tidak!! Gak mau!... jangan kak.. jangan!!” kak Ryan menindihiku sedangkan kak Windy memegangi tanganku biar tidak berontak.

“Anak cantik.. kucing manis…” Bisik kak Windy di telingaku, mulutku di tutup oleh tangan kak Windy agar aku tidak bersuara. aku menatap horror kontol kak Ryan yang di tepuk-tepukannya di dadaku.

“Ohhh.. nenen nya gede… oohhh.. enaakk.. Hsss…” kak Ryan menjepit kontolnya di belahan dadaku, aku merasakan kedua putingku saling bergesekan dengan kulit kontol kak Ryan. aku menangis ketakutan.

“Hmmphhh… nngghhh… mhhhpphh…” aku berusaha teriak, tetapi mulutku terus ditutup.

Kak Ryan mengerjap-ngerjap keenakan.“Ohhh… nenen… ohh… enak banget.. anjing enak banget…ohh..” Kak Ryan terus menggenjot dadaku kemudian menghentikannya ketika dirasa kontolnya berdenyut.

Kak Ryan tersenyum, sambil mengelus-elus kontolnya pelan, kemudian mulutku di buka secara paksa, sebelum bisa teriak, mulutku di sodok dengan kontol kak Ryan.

“Ohhhkkk… hhooookkk… hhpppphh…” aku tersedak dengan benda panjang besar itu, rasanya tidak enak, sangat tidakenak. Air mataku terus mengalir karena ketakutan. Kak Windy tertawa seram sambil menghisap putingku, menghisapnya lagi, dan menggigitnya.

“Air susunya tidak keluar…” Kata kak Windy sambil menyeringai. Kemudian menghisapnya lagi sekuat-kuatnya dan melepaskannya dengan suara decakan keras. Air liurnya menetes di ujung putingku. Dijilatnya lagi, kemudian karena gemas, dadaku di tampar. Rasanya sungguh sakit, dadaku ditampar berkali-kali, bergoyang ke kiri dan kekanan, sedangkan mulutku terus disodok oleh kontol yang besar.

“Hhook… oohhhkkk… ngghhh…” Tenggorokan ku rasanya seperti dimasukan rudal besar, kak Ryan menyodok-nyodok tanpa henti, sampai aku bisa merasakan dua buah biji kontolnya menyentuh bibir bawahku.

“OOhh.. enaak banget.. aahhhkk… kontolku dihisap… oohhh…” kak Ryan selalu meracau tidak jelas. Hingga aku bisa merasakan denyutan kontol kak Ryan.

“Ohhh.. gue mau nge-crot… oohhh… kontolku mau nge-crot… aahhkk.. makan nih kontol… Ahhhhkkk!!”

Croot…croot..crooot –kak Ryan mengejang hebat sambil membenamkan dalam-dalam kontolnya di mulutku, aku ingin muntah ketika cairan putih itu menyebur ke seluruh mulutku hingga menetes keluar dari bibirku. Mataku berair menahan gejolak mualku.

Kak Ryan melepaskan kontolnya dengan cepat, dan aku harus tergolek lemas di lantai, kak Windy tersenyum lalu menjilat mulutku yang penuh dengan sperma kak Ryan.

“Hmmphh.. enak…hmmphh.. sperma kamu enak Ryan..” kata kak Windy menjilat seluruh rongga mulutku.

Kak Ryan mulai memijat-mijat memekku. “Ahhh.. memek yang cantik…” Kata kak Ryan sambil menjilat daging kecil memekku dan menggigitnya dengan gemas. aku terkesiap.

“Ahhkk.. jangan.. ahhkkk..!!” aku merasa takut dan enak disaat bersamaan. Melihat aku mulai berontak, kak Windy memegangi erat tanganku lagi.
Kak Ryan mengelus-elus kontolnya yang sudah tegang kembali, kemudian menepuk-nepuk memekku dengan kontolnya. aku ketakutan setengah mati. Tanpa sadar aku menendang perut kak Ryan dan berlari kabur.

“Sialan! Kejar Win!” kak Ryan meraung marah. Dengan sigap kak Windy berlari mengejarku. Ketika aku hampir menggapai kenop pintu, lagi-lagi aku tertangkap kak Ryan.

“Tidaakk! Lepaskan aku!!” aku berontak, aku menendang dan memukul apa saja. Kak Ryan menyeretku ke pojok ruangan dan membantingku ke dinding.

aku menangis meraung. kak Windy menamparku wajahku. “Dasar anjing!” katanya geram.

Kak Ryan menyeringai, dan menjambak rambutku, “Denger ya, loe gak bakal selamat karena udah bikin gue kesal.” Dengan marah, kak Ryan membalikkan badanku ke dinding dan menyodok lubang memekku dari belakang.

“AAhhhhKKK!! Sakiitt!! Ahhhkkk!!” aku berusaha berontak lagi, tapi kak Ryan menahan tanganku ke dinding dan memasukkan kepala kontolnya ke lubang memekku dengan perlahan. Darah langsung keluar dari memekku.

Kak Ryan mula-mula memasukkan dan mengeluarkan kontolnya dengan pelan. Masukan lagi dan tarik lagi. Kontol kak Ryan menyodok memekku yang basah oleh lender dan darah.

“Ahhhkk sakit kak!” aku menahan rasa sakit di bagian bawah tubuhku, rasanya seperti disobek dengan paksa. Sedangkan kak Ryan mulai menggenjot memekku dengan paksa.

“Aahh.. enak… rasain nih kontol.. aahh.. sial… sempit banget… oohhhh…Hss.. aahh.. memek perawan enak.. ohhh.. memek… oohh… dasar memek anjing.. oohhh…” kak Ryan ngentotin memekku dengan cepat, sedangkan kak Windy duduk di meja sambil menghisap rokoknya dalam-dalam.

“Jangan kak! Jangan ngentotin aku kak!! Sakit.. ahhkk.. .. ahhkk!” aku berteriak, kakiku tidak sanggup berdiri. Kak Ryan langsung membalikkan badanku, kini kami saling berhadapan, kakiku kananku diangkatnya dan ditaruh ke bahunya yang lebar. Kemudian, kak Ryan mulai menggenjot lubang memekku lagi. Darah menetes ke lantai dan di pahaku, tetapi tidak dipedulikan kak Ryan. Cowok itu asyik menghisap puting dan menyodok memekku.

“Ohhh.. enak banget nenen… oohh… kontolku dijepit memek… Hsss… Hss..enak banget… aku sodok.. aku perkosa kamu…ohhhh..” Kak Ryan mendengus keenakan. Kontolnya dibenamkan dalam-dalam ke memekku hingga aku bisa merasakan kontolnya mendorong hingga mentok di dalam memekku.

Sodokan kak Ryan makin lama makin cepat, dia mulai berteriak tidak karuan, “Ahhhkk,,, memek… oohhkk memek..!!”

“Ngghh… aahhhkk.. sakit kak! Uhhhkk..” aku menahan tangis. Memekku rasanya sakit sekali, sedangkan dadaku di remas-remas tanpa ampun oleh kak Ryan.

aku mau nge-crot.. aahkk.. sedikit lagi.. ohhhkk… kontolku mau nge-crot.. aahhkk… enak banget ngentotin memek anjing kayak kamu.. ohhh..” kak Ryan memejamkan mata keenakan, merasakan kontolnya yang diremas-remas memekku.

“Ohhh.. gue hamilin lo, njing! Oohhkk.. gue hamilin loe! Ahhhkkkk!!”

Crot..croot..croot.. –Kak Ryan bergetar ketika menyemprotkan spermanya di memekku dan aku bisa merasakan cairan hangat yang melumer di dalam perutku.

aku terjatuh ke lantai, cairan putih keluar perlahan dari lubang memekku. Kak Windy tersenyum menyeringai sedangkan kak Ryan mengelus-elus rambut hitamku, “Anak manis..” katanya sambil terengah-engah dan kemudian mengecup pipiku dengan lembut.

aku tidak dapat mengingat apa-apa, tiba-tiba semua menjadi gelap. Apa aku pingsan? Entahlah, aku tidak peduli, yang penting aku tidak mau mengingat apa yang terjadi. Mungkin lain kali, aku tidak akan berani mengintip orang yang berbuat mesum. aku kapok, sungguh!

Tiba-tiba..
.
.
KRIINNNGG!!! –suara jam weker membuatku kaget dan terjatuh dari tempat tidur. aku segera memakai kacamata yang berada di atas meja. sudah jam 8 pagi? aku menghela napas berat, ternyata semua itu cuma mimpi, sial! Gerutuku dalam hati.

Kamis, 22 November 2012

cerita dewasa ML dengan tante ninik yang hot

Cerita Dewasa terbaru banget-mojok kembali update dengan informasi menarik, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
hubungan sexs | cara berhubungan sexs yang sehat| info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil
, Note semua foto, tempat kejadian dan cerita dalam artikel ini hanyalah fiksi belakang.
"Cerita Dewasa Tante Ninik super bohai "
"Kriing.." jam di meja memaksa aku untuk memicingkan mata.

"Wah gawat, telat nih" dengan tergesa-gesa aku bangun lalu lari ke kamar mandi.

Pagi itu aku ada janji untuk menjaga rumah tanteku. Oh ya, tanteku ini orangnya cantik dengan wajah seperti artis sinetron, namanya Ninik. Tinggi badan 168, payudara 34, dan tubuh yang langsing. Sejak kembali dari Malang, aku sering main ke rumahnya. Hal ini aku lakukan atas permintaan tante Ninik, karena suaminya sering ditugaskan ke luar pulau. Oh ya, tante Ninik mempunyai dua anak perempuan Dini dan Fifi. Dini sudah kelas 2 SMA dengan tubuh yang langsing, payudara 36B, dan tinggi 165. Sedangkan Fifi mempunyai tubuh agak bongsor untuk gadis SMP kelas 3, tinggi 168 dan payudara 36. Setiap aku berada di rumah tante Fifi aku merasa seperti berada di sebuah harem. Tiga wanita cantik dan seksi yang suka memakai baju-baju transparan kalau di rumah. Kali ini aku akan ceritakan pengalamanku dengan tante Ninik di kamarnya ketika suaminya sedang tugas dinas luar pulau untuk 5 hari.

Hari Senin pagi, aku memacu motorku ke rumah tante Ninik. Setelah perjalanan 15 menit, aku sampai di rumahnya. Langsung aku parkir motor di teras rumah. Sepertinya Dini dan Fifi masih belum berangkat sekolah, begitu juga tante Ninik belum berangkat kerja.

"Met pagi semua" aku ucapkan sapaan seperti biasanya.
"Pagi, Mas Firman. Lho kok masih kusut wajahnya, pasti baru bangun ya?" Fifi membalas sapaanku.
"Iya nih kesiangan" aku jawab sekenanya sambil masuk ke ruang keluarga.
"Fir, kamu antar Dini dan Fifi ke sekolah ya. Tante belum mandi nih. Kunci mobil ada di tempat biasanya tuh." Dari dapur tante menyuruh aku.
"OK Tante" jawabku singkat.
"Ayo duo cewek paling manja sedunia." celetukku sambil masuk ke mobil. Iya lho, Dini dan Fifi memang cewek yang manja, kalau pergi selalu minta diantar.
"Daag Mas Firman, nanti pulangnya dijemput ya." Lalu Dini menghilang dibalik pagar sekolahan.
Selesai sudah tugasku mengantar untuk hari ini. Kupacu mobil ke rumah tante Ninik.

Setelah parkir mobil aku langsung menuju meja makan, lalu mengambil porsi tukang dan melahapnya. Tante Ninik masih mandi, terdengar suara guyuran air agak keras. Lalu hening agak lama, setelah lebih kurang lima menit tidak terdengar gemericik air aku mulai curiga dan aku hentikan makanku. Setelah menaruh piring di dapur. Aku menuju ke pintu kamar mandi, sasaranku adalah lubang kunci yang memang sudah tidak ada kuncinya. Aku matikan lampu ruang tempatku berdiri, lalu aku mulai mendekatkan mataku ke lubang kunci. Di depanku terpampang pemandangan alam yang indah sekali, tubuh mulus dan putih tante Ninik tanpa ada sehelai benang yang menutupi terlihat agak mengkilat akibat efek cahaya yang mengenai air di kulitnya. Ternyata tante Ninik sedang masturbasi, tangan kanannya dengan lembut digosok-gosokkan ke vaginanya. Sedangkan tangan kiri mengelus-elus payudaranya bergantian kiri dan kanan.

Terdengar suara desahan lirih, "Hmm, ohh, arhh".

Kulihat tanteku melentingkan tubuhnya ke belakang, sambil tangan kanannya semakin kencang ditancapkan ke vagina. Rupanya tante Ninik ini sudah mencapai orgasmenya. Lalu dia berbalik dan mengguyurkan air ke tubuhnya. Aku langsung pergi ke ruang keluarga dan menyalakan televisi. Aku tepis pikiran-pikiran porno di otakku, tapi tidak bisa. Tubuh molek tante Ninik, membuatku tergila-gila. Aku jadi membayangkan tante Ninik berhubungan badan denganku.

"Lho Fir, kamu lagi apa tuh kok tanganmu dimasukkan celana gitu. Hayo kamu lagi ngebayangin siapa? Nanti aku bilang ke ibu kamu lho." Tiba-tiba suara tante Ninik mengagetkan aku.
"Kamu ini pagi-pagi sudah begitu. Mbok ya nanti malam saja, kan enak ada lawannya." Celetuk tante Ninik sambil masuk kamar.

Aku agak kaget juga dia ngomong seperti itu. Tapi aku menganggap itu cuma sekedar guyonan. Setelah tante Ninik berangkat kerja, aku sendirian di rumahnya yang sepi ini. Karena masih ngantuk aku ganti celanaku dengan sarung lalu masuk kamar tante dan langsung tidur.

"Hmm.. geli ah" Aku terbangun dan terkejut, karena tante Ninik sudah berbaring di sebelahku sambil tangannya memegang Mr. P dari luar sarung.
"Waduh, maafin tante ya. Tante bikin kamu terbangun." Kata tante sambil dengan pelan melepaskan pegangannya yang telah membuat Mr. P menegang 90%.
"Tante minta ijin ke atasan untuk tidak masuk hari ini dan besok, dengan alasan sakit. Setelah ambil obat dari apotik, tante pulang." Begitu alasan tante ketika aku tanya kenapa dia tidak masuk kerja.
"Waktu tante masuk kamar, tante lihat kamu lagi tidur di kasur tante, dan sarung kamu tersingkap sehingga celana dalam kamu terlihat. Tante jadi terangsang dan pingin pegang punya kamu. Hmm, gedhe juga ya Mr. P mu" Tante terus saja nyerocos untuk menjelaskan kelakuannya.
"Sudahlah tante, gak pa pa kok. Lagian Firman tahu kok kalau tante tadi pagi masturbasi di kamar mandi" celetukku sekenanya.
"Lho, jadi kamu.." Tante kaget dengan mimik setengah marah.
"Iya, tadi Firman ngintip tante mandi. Maaf ya. Tante gak marah kan?" agak takut juga aku kalau dia marah.

Tante diam saja dan suasana jadi hening selama lebih kurang 10 menit. Sepertinya ada gejolak di hati tante. Lalu tante bangkit dan membuka lemari pakaian, dengan tiba-tiba dia melepas blaser dan mengurai rambutnya. Diikuti dengan lepasnya baju tipis putih, sehingga sekarang terpampang tubuh tante yang toples sedang membelakangiku. Aku tetap terpaku di tempat tidur, sambil memegang tonjolan Mr. P di sarungku. Bra warna hitam juga terlepas, lalu tante berbalik menghadap aku. Aku jadi salah tingkah.

"Aku tahu kamu sudah lama pingin menyentuh ini.." dengan lembut tante berkata sambil memegang kedua bukit kembarnya.
"Emm.., nggak kok tante. Maafin Firman ya." Aku semakin salah tingkah.
"Lho kok jadi munafik gitu, sejak kapan?" tanya tanteku dengan mimik keheranan.
"Maksud Firman, nggak salahkan kalau Firman pingin pegang ini..!" Sambil aku tarik bahu tante ke tempat tidur, sehingga tante terjatuh di atas tubuhku.

Langsung aku kecup payudaranya bergantian kiri dan kanan.

"Eh, nakal juga kamu ya.. ihh geli Fir." tante Ninik merengek perlahan.
"Hmm..shh" tante semakin keras mendesah ketika tanganku mulai meraba kakinya dari lutut menuju ke selangkangannya.

Rok yang menjadi penghalang, dengan cepatnya aku buka dan sekarang tinggal CD yang menutupi gundukan lembab. Sekarang posisi kami berbalik, aku berada di atas tubuh tante Ninik. Tangan kiriku semakin berani meraba gundukan yang aku rasakan semakin lembab. Ciuman tetap kami lakukan dibarengi dengan rabaan di setiap cm bagian tubuh. Sampai akhirnya tangan tante masuk ke sela-sela celana dan berhenti di tonjolan yang keras.

"Hmm, boleh juga nih. Sepertinya lebih besar dari punyanya om kamu deh." tante mengagumi Mr. P yang belum pernah dilihatnya.
"Ya sudah dibuka saja tante." pintaku.

Lalu tante melepas celanaku, dan ketika tinggal CD yang menempel, tante terbelalak dan tersenyum.

"Wah, rupanya tante punya Mr. P lain yang lebih gedhe." Gila tante Ninik ini, padahal Mr. P-ku belum besar maksimal karena terhalang CD.

Aksi meremas dan menjilat terus kami lakukan sampai akhirnya tanpa aku sadari, ada hembusan nafas diselangkanganku. Dan aktifitas tante terhenti. Rupanya dia sudah berhasil melepas CD ku, dan sekarang sedang terperangah melihat Mr. P yang berdiri dengan bebas dan menunjukkan ukuran sebenarnya.

"Tante.. ngapain berhenti?" aku beranikan diri bertanya ke tante, dan rupanya ini mengagetkannya.
"Eh.. anu.. ini lho, punya kamu kok bisa segitu ya..?" agak tergagap juga tante merespon pertanyaanku.
"Gak panjang banget, tapi gemuknya itu lho.. bikin tante merinding" sambil tersenyum dia ngoceh lagi.

Tante masih terkesima dengan Mr. P-ku yang mempunyai panjang 14 cm dengan diameter 4 cm.

"Emangnya punya om gak segini? ya sudah tante boleh ngelakuin apa aja sama Mr. P ku." Aku ingin agar tante memulai ini secepatnya.
"Hmm, iya deh." Lalu tante mulai menjilat ujung Mr. P.

Ada sensasi enak dan nikmat ketika lidah tante mulai beraksi naik turun dari ujung sampai pangkal Mr. P

"Ahh.. enak tante, terusin hh." aku mulai meracau.

Lalu aku tarik kepala tante Ninik sampai sejajar dengan kepalaku, kami berciuman lagi dengan ganasnya. Lebih ganas dari ciuman yang pertama tadi. Tanganku beraksi lagi, kali ini berusaha untuk melepas CD tante Ninik. Akhirnya sambil menggigit-gigit kecil puting susunya, aku berhasil melepas penutup satu-satunya itu. Tiba-tiba, tante merubah posisi dengan duduk di atas dadaku. Sehingga terpampang jelas vaginanya yang tertutup rapat dengan rambut yang dipotong rapi berbentuk segitiga.

"Ayo Fir, gantian kamu boleh melakukan apa saja terhadap ini." Sambil tangan tante mengusap vaginanya.
"OK tante" aku langsung mengiyakan dan mulai mengecup vagina tante yang bersih.
"Shh.. ohh" tante mulai melenguh pelan ketika aku sentuh klitorisnya dengan ujung lidahku.
"Hh.. mm.. enak Fir, terus Fir.. yaa.. shh" tante mulai berbicara tidak teratur.

Semakin dalam lidahku menelusuri liang vagina tante. Semakain kacau pula omongan tante Ninik. "Ahh..Fir..shh..Firr aku mau keluar." tante mengerang dengan keras.

"Ahh.." erangan tante keras sekali, sambil tubuhnya dilentingkan ke kebelakang.

Rupanya tante sudah mencapai puncak. Aku terus menghisap dengan kuat vaginanya, dan tante masih berkutat dengan perasaan enaknya.

"Hmm..kamu pintar Fir. Gak rugi tante punya keponakan seperti kamu. Kamu bisa jadi pemuas tante nih, kalau om kamu lagi luar kota. Mau kan?" dengan manja tante memeluk tubuhku.
"Ehh, gimana ya tante.." aku ngomgong sambil melirik ke Mr. P ku sendiri.
"Oh iya, tante sampai lupa. Maaf ya" tante sadar kalau Mr. P ku masih berdiri tegak dan belum puas.

Dipegangnya Mr. P ku sambil bibirnya mengecup dada dan perutku. Lalu dengan lembut tante mulai mengocok Mr. P. Setelah lebih kurang 15 menit tante berhenti mengocok.

"Fir, kok kamu belum keluar juga. Wah selain besar ternyata kuat juga ya." tante heran karena belum ada tanda-tanda mau keluar sesuatu dari Mr.Pku.

Tante bergeser dan terlentang dengan kaki dijuntaikan ke lantai. Aku tanggap dengan bahasa tubuh tante Ninik, lalu turun dari tempat tidur. Aku jilati kedua sisi dalam pahanya yang putih mulus. Bergantian kiri-kanan, sampai akhirnya dipangkal paha. Dengan tiba-tiba aku benamkan kepalaku di vaginanya dan mulai menyedot. Tante menggelinjang tidak teratur, kepalanya bergerak ke kiri dan kanan menahan rasa nikmat yang aku berikan. Setelah vagina tante basah, tante melebarkan kedua pahanya. Aku berdiri sambil memegang kedua pahanya. Aku gesek-gesekkan ujung Mr. P ke vaginanya dari atas ke bawah dengan pelan. PErlakuanku ini membuat tante semakin bergerak dan meracau tidak karuan.

"Tante siap ya, aku mau masukin Mr. P" aku memberi peringatan ke tante.
"Cepetan Fir, ayo.. tante sudah gak tahan nih." tante langsung memohon agar aku secepatnya memasukkan Mr. P.

Dengan pelan aku dorong Mr. P ke arah dalam vagina tante Ninik, ujung kepalaku mulai dijepit bibir vaginanya. Lalu perlahan aku dorong lagi hingga separuh Mr. P sekarang sudah tertancap di vaginanya. Aku hentikan aktifitasku ini untuk menikmati moment yang sangat enak. Pembaca cobalah lakukan ini dan rasakan sensasinya. Pasti Anda dan pasangan akan merasakan sebuah kenikmatan yang baru.

"Fir, kok rasanya nikmat banget.. kamu pintar ahh.. shh" tante berbicara sambil merasa keenakan.
"Ahh.. shh mm, tante ini cara Firman agar tante juga merasa enak" Aku membalas omongan tante.

Lalu dengan hentakan lembut aku mendorong semua sisa Mr. P ke dalam vagina tante.

"Ahh.." kami berdua melenguh.

Kubiarkan sebentar tanpa ada gerakan, tetapi tante rupanya sudah tidak tahan. Perlahan dan semakin kencang dia menggoyangkan pinggul dan pantatnya dengan gerakan memutar. Aku juga mengimbanginya dengan sodokan ke depan. Vagina tante Ninik ini masih kencang, pada saat aku menarik Mr. P bibir vaginanya ikut tertarik.

"Plok.. plok.. plokk" suara benturan pahaku dengan paha tante Ninik semakin menambah rangsangan.
Sepuluh menit lebih kami melakukan gaya tersebut, lalu tiba-tiba tante mengerang keras "Ahh.. Fir tante nyampai lagi"

Pinggulnya dirapatkan ke pahaku, kali ini tubuhnya bergerak ke depan dan merangkul tubuhku. Aku kecup kedua payudaranya. dengan Mr. P masih menancap dan dijepit Vagina yang berkedut dengan keras. Dengan posisi memangku tante Ninik, kami melanjutkan aksi. Lima belas menit kemudian aku mulai merasakan ada desakan panas di Mr. P.

"Tante, aku mau keluar nih, di mana?" aku bertanya ke tante.
"Di dalam aja Fir, tante juga mau lagi nih" sahut tante sambil tubuhnya digerakkan naik turun.

Urutan vaginanya yang rapat dan ciuman-ciumannya akhirnya pertahananku mulai bobol.

"Arghh.. tante aku nyampai".
"Aku juga Fir.. ahh" tante juga meracau.

Aku terus semprotkan cairan hangat ke vagina tante. setelah delapan semprotan tante dan aku bergulingan di kasur. Sambil berpelukan kami berciuman dengan mesra.

"Fir, kamu hebat." puji tante Ninik.
"Tante juga, vagina tante rapet sekali" aku balas memujinya.
"Fir, kamu mau kan nemani tante selama om pergi" pinta tante.
"Mau tante, tapi apa tante gak takut hamil lagi kalau aku selalu keluarkan di dalam?" aku balik bertanya.
"Gak apa-apa Fir, tante masih ikut KB. Jangan kuatir ya sayang" Tante membalas sambil tangannya mengelus dadaku.

Akhirnya kami berpagutan sekali lagi dan berpelukan erat sekali. Rasanya seperti tidak mau melepas perasaan nikmat yang barusan kami raih. Lalu kami mandi bersama, dan sempat melakukannya sekali lagi di kamar mandi.

TAMAT


Download Vidio Bokep Disini

Selasa, 20 November 2012

cewek cantik senyum manis

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini





sensasional luna maya ooohhh luna

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini






Mantap nggak................

No bugil But Axis |cewek cantik hot lagi axis

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini










cewek hot bugil|telanjang|maniak sexs ready to ngentot

banget-mojok kembali update dengan Berita Heboh, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
| cerita seru yang hot | info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini

Cewek Bugil Ready To Ngentot berikut ini merupakan sesosok gadis telanjang yang sudah siap buat ngentot! ayooo siapa yang mau bercinta dengan cewek bugil yang sudah sangat pasrah dan ga tahan pengen dijilatin mekinya lalu xixixixi... siapa juga pasti mau ya kecuali cowok bego baru ga bersedia ngentot cewek bugil cantik, manis nan sexy hot tersebut
buat pecinta gadis bugil indonesia ready to melihat koleksi foto galeri cewek telanjang khusus untuk pria dewasa yang 17tahun keatas bagi yg belum cukup umur jangan nongkrong disini ya go out ini bukan buat kalian Kiss bagi yang sudah dewasa setia slalu disini kami akan terus update koleksinya oc oc!!!!

foto siur gadis asia cantik ho

foto siur gadis asia cantik hot Inilah adalah Foto Imut Cewek Asia Cantik ? tebak dari mana ? jepang, korea, atau China ?? gak tau artis atau model tapi nemu di google dan di pajang deh di gambarseleb ini ? sepertinya sih cewek asal china yahh berikut gambarnya.
Foto Imut Cewek Asia Cantik
Foto Imut Cewek Asia Cantik
Foto Imut Cewek Asia Cantik
Foto Imut Cewek Asia Cantik

cerita dewasa nakalnya lidah si debby yang hot

" Cerita Dewasa paling seru" cerita seru 17+ "Cerita Porno terbaru" Kali ini banget-mojok akan berbagi cerita dewasa paling seru, cerita panas , cerita dewasa hot, cerita bugil, vidio sexs paling seru yang berjudul "Cerita Dewasa Hot Tukar Pasangant". Cerita ini khusus buat teman-teman yang pingin tau kisahnya dan khusus untuk umur 18+. Cerita ngentot ,dan  kumpulan cerita sexs ini lumayan Hot dan lumayan membuat Konak. untuk lebih jelasnya bisa disimak cerita dewasa terbaru di bawah ini. Cerita sexs ini hanyalah fiksi belaka, Nama, Foto sexs, Model hot, artis telanjang dan Tempat kejadian dalam cerita sexs ini hanya Fiksi Belaka.
Langsung saya saksikan cerita seru berikut ini :

==== cerita dewasa paling hot ===
Pagi itu, sinar matahari belum mampu mengusir embun putih yang menyelimuti sebuah villa mewah di kawasan Puncak Pass. Beberapa gerombol embun masih terlihat melayang-layang tertiup angin. Pucuk-pucuk pinus masih berwarna putih tertutupi embun pagi. Rumput di halaman villa masih basah.

Di dalam bathtub yang berisi air hangat, Theo dan Debby duduk berendam sambil berpelukan mesra. Gadis itu duduk di atas paha Theo. Telapak tangannya mengusap-usap menyabuni punggung guru matematikanya itu, dan ia pun merasakan tangan lelaki itu menyabuni punggungnya. Pelukan mereka sangat erat hingga dada mereka saling menekan satu sama lain. Sesekali Debby menahan nafas ketika menggeliatkan badannya.

Dadanya yang menggeliat menyebabkan puting buah dadanya mengalirkan birahi ke sekujur tubuhnya. Puting itu semakin mengeras setelah beberapa kali bergesekan dengan dada Theo yang licin dipenuhi buih-buih sabun. Pangkal pahanya yang terendam air hangat terasa membakar birahi ketika batang kemaluan lelaki itu menyentuh vaginanya. Debby menggerak-gerakkan telapak tangannya dari punggung hingga ke leher Theo. Sambil menyabuni, ditariknya tengkuk lelaki itu.

"Debby sangat mencintai Theo," bisiknya.

Theo mengusap-usap bahu gadis itu dengan busa sabun yang berlimpah. Busa dan buih-buih berbentuk bola-bola kecil meleleh ke bagian atas dada dan punggung Debby. Lalu ditatapnya wajah yang cantik itu. Wajah yang terlihat semakin menarik karena buih-buih sabun memenuhi lehernya yang jenjang. Disibaknya rambut gadis itu ke belakang. Busa dan bola-bola kecil ikut menempel di rambut gadis itu, kemudian bola-bola itu meletus. Menawan. Sangat cantik dan mempesona, bisik hati Theo.

Mungkinkah aku jatuh cinta untuk yang kedua kalinya?, tanya Theo dalam hati. Jatuh cinta terhadap seorang murid yang masih belia dan nakal? Mengapa? Mengapa..? Apakah karena sensasi dan kemanjaan yang diciptakannya? Ah.., gumam Theo sambil menarik nafas panjang. Lalu dikecupnya anak rambut di kening gadis itu. Ia tak mampu memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk di benaknya. Tingkah laku Debby yang lembut dan kadang-kadang liar telah melumpuhkan nalarnya. Ia tak mampu berpikir ketika luapan birahi membakar tubuhnya.

"Theo juga sangat mencintai Debby. Sebelumnya tak pernah Theo rasakan nikmatnya terbakar birahi seperti saat ini.." ujar Theo.

Bola mata mereka saling menatap seolah ingin menjenguk isi hati masing-masing. Lalu Theo menarik tubuh gadis itu agar lebih erat menempel ke tubuhnya. Disabuninya punggung gadis itu dengan kedua telapak tangannya. Sambil mengusap-usapkan busa sabun, telapak tangannya terus menyusur hingga tenggelam ke dalam air. Diusap-usapnya bongkah pantat gadis itu.

Sejenak, ia menahan nafas ketika meremas bongkah pantat yang masih kenyal itu. Karena gadis itu duduk di atas pahanya, bongkah pantat itu terasa lebih kenyal daripada biasanya. Batang kemaluan Theo semakin keras ketika bersentuhan dengan vagina gadis itu. Ia dapat merasakan kelembutan bibir luar vagina gadis itu ketika bergesekan dengan bagian bawah batang kemaluannya. Dan dengan usapan lembut, telapak tangannya terus menyusuri lipatan bongkah pantat yang kenyal itu. Ia dapat merasakan lubang dubur Debby di jari tengahnya. Diusap-usapnya beberapa kali hingga ujung jarinya merasakan kehalusan lipatan daging antara dubur dan vagina.

"Theoo.., Theo nakal!" desah Debby sambil menggeliat mengangkat pinggulnya.

Walau tengkuknya basah, Debby merasa bulu roma di tengkuknya meremang akibat nikmat dan geli yang mengalir dari vaginanya. Ia menggeliatkan pinggulnya. Geliat itu menyebabkan telapak tangan Theo semakin bebas mengusap-usap. Membelai. Ia mengecup leher Theo berulang kali ketika merasakan ujung jari Theo menyentuh bagian bawah bibir vaginanya.

Tak lama kemudian, telapak tangan itu semakin jauh menyusur hingga akhirnya ia merasakan lipatan bibir luar vaginanya diusap-usap. Debby berulang kali mengecup leher Theo. Kecupan panas dan liar sebagai ungkapan luapan birahi yang mendera tubuhnya. Sesekali lidahnya menjilat, sesekali menggigit dengan gemas. Ia dapat merasakan lendir birahi yang semakin banyak bermuara di vaginanya.

Karena vaginanya terendam dalam air, usapan-usapan di dinding dan bibir dalam vaginanya terasa menjadi kesat. Setiap kali mengusap, lendir di vaginanya langsung larut ke dalam air. Ujung jari itu menjadi terasa lebih kasar daripada biasanya. Membakar birahi untuk mengalirkan kadar kenikmatan yang lebih tinggi daripada biasanya. Kenikmatannya hampir setara dengan liarnya lidah Theo yang menari-nari di antara lipatan bibir vaginanya ketika mencumbu vaginanya di balkon villa. Ia terpaksa menahan nafas untuk mengendalikan kenikmatan yang ia rasakan di sekujur tubuhnya.

"Aarrgghh.. Sstt.. Sstt.." rintihnya berulang kali.

Lalu ia bangkit dari pangkuan lelaki itu. Ia tak ingin mencapai orgasme hanya karena usapan-usapan jari yang terasa kesat di lubang vaginanya. Tapi ketika berdiri, kedua lututnya terasa goyah. Rasa nikmat di vaginanya telah membuat dirinya seolah sedang melayang-layang. Lututnya seolah kehilangan sendi.

Dengan cepat Theo pun bangkit berdiri. Tangannya segera membalikkan tubuh gadis itu. Ia tak ingin gadis belia yang dicintainya itu terjatuh. Disangganya punggung gadis itu dengan dadanya. Lalu dituangnya kembali cairan sabun ke telapak tangannya. Dan diusap-usapkannya cairan sabun itu di perut gadis belia itu. Ketika menggerakkan telapak tangannya ke arah atas, busa sabun terdorong dan menggumpal di antara jari jempol dan telunjuknya. Dan ketika buih-buih itu terbentur pada lekukan bawah buah dada gadis itu, ia meremasnya dengan lembut.

Kedua buah dada yang kenyal itu terasa licin dan sangat halus. Telapak tangannya terus bergerak ke atas. Ia sengaja membuka jari jempol dan telunjuknya agar puting buah dada yang masih kecil itu terjepit di jarinya. Sejenak, puting yang terjepit itu diremas-remasnya dengan lembut. Puting kiri dan kanan diremasnya bersamaan. Dilepas. Diremas kembali. Lalu telapak tangannya mengusap semakin ke atas dan berhenti di leher jenjang gadis belia itu.

"Theo, aargh.., lama amat menyabuninya, aarrgghh.." rintih Debby sambil menggeliatkan pinggulnya.

Ia merasakan batang kemaluan Theo semakin keras dan besar. Hal itu dapat ia rasakan karena batang kemaluan itu semakin dalam terselip di antara lipatan bongkah pantatnya. Lalu ia mendongakkan kepala sambil menoleh ke belakang. Diangkatnya tangan kanannya untuk menarik leher lelaki itu, lalu diciumnya dengan mesra. Lidahnya menjulur dan bergerak-gerak liar untuk memilin-milin lidah Theo. Tangannya kirinya meluncur ke bawah, lalu meremas biji kemaluan lelaki itu dengan gemas.

Theo menggerakkan telapak kanannya ke arah pangkal paha Debby. Sesaat ia mengusap-usap bulu-bulu ikal di bagian atas vagina gadis itu. Menikmati bulu-bulu yang masih pendek dan halus itu di ujung jari-jarinya. Lalu telapak tangannya meluncur ke bawah. Diusapnya vagina mungil itu berulang kali. vagina yang baru kira-kira 7 jam yang lalu selaput perawannya dipasrahkan untuk dilewati oleh cendawan batang kemaluannya.



Jari tengahnya terselip di antara kedua bibir luar vagina itu. Diusapnya berulang kali. Telapak tangannya yang dipenuhi buih-buih sabun membuat bibir vagina dan pangkal paha itu menjadi sangat licin. Klitoris itu seolah bergerak menggeliat-geliat ketika ia mengusapkan telapak tangannya. Klitoris yang semakin keras dan licin karena lendir dan buih-buih sabun.

"Aarrgghh..!" rintih Debby ketika merasakan batang kemaluan lelaki itu semakin kuat menekan lipatan bongkah pantatnya.

Ia merasakan lendir birahinya membanjiri vaginanya. Lendir itu pasti bercampur dengan busa sabun, pikirnya. Lalu ia berjongkok agar vaginanya terendam ke dalam air. Dibersihkannya celah di antara bibir vaginanya dengan cara mengusap-usapkan dua buah jarinya.

Ketika menengadah, ia melihat batang kemaluan Theo telah berada persis di hadapannya. Batang kemaluan itu telah membengkak dan terlihat mengangguk-angguk. Ada setetes lendir menghiasi ujung batang kemaluan itu. Persis di bagian tengah cendawan yang berwarna kecokelat-cokelatan itu. Indah sekali, gumamnya. Lalu ditatapnya warna kemerah-merahan di lekukan antara cendawan dan batang kemaluan itu. Bola matanya berbinar-binar mengamati lekukan yang indah itu.

Setelah puas mengamati, diremasnya batang kemaluan itu dengan lembut. Lalu diarahkan ke mulutnya. Dikecupnya bagian ujung cendawan itu. Terdengar bunyi 'cep' ketika ia melepaskan kecupannya. Setetes lendir yang menghiasi ujung cendawan itu berpindah ke bagian dalam celah kedua bibirnya. Sejenak, matanya terlihat setengah terpejam ketika ujung lidah dan kedua bibirnya mencicipi lendir itu.

Tubuh Theo bergetar menahan nikmat ketika ia melihat lidah dan bibir Debby bergerak-gerak mencicipi lendirnya. Dicicipinya dengan penuh perasaan! Erotis sekali! Batang kemaluannya menjadi semakin keras. Berdiri tegak! Ia meraih bahu gadis itu karena tak sanggup lagi mengendalikan tekanan darah yang memenuhi urat-urat di batang kemaluannya.

Setelah berdiri, Debby merasakan telapak tangan Theo mengangkat paha kirinya. Sambil mencium bibirnya, telapak tangan itu tetap menahan bagian belakang pahanya hingga akhirnya ia terpaksa melilitkan kakinya di pinggang lelaki itu. Ia masih berusaha mengatur keseimbangan tubuhnya ketika Theo menyelipkan cendawan kemaluannya ke celah di antara bibir vaginanya. Karena tubuhnya masih belum seimbang, cendawan itu terlepas kembali. Theo agak menekuk kedua lututnya ketika berusaha menyelipkan kembali cendawan kemaluannya. Ia sudah sangat ingin merasakan kembali vagina yang sempit itu meremas batang kemaluannya. Nafasnya mendengus-dengus tak teratur. Dengan terburu-buru, ia mendorong pinggulnya.

"Argh, aarrgghh.., Theo!" rintih Debby.

"Masih sakit?" tanya Theo.

"Sakit dikit.." jawab Debby.

Theo menarik batang kemaluannya perlahan-lahan, kemudian mendorongnya kembali perlahan-lahan pula. Sambil mendorong, ia menatap vagina gadis itu. Pandangannya nanar seolah ada kabut yang menutupi bola matanya ketika ia melihat bibir luar vagina gadis itu ikut terdorong bersama batang kemaluannya. Ia masih menatap terpesona ketika perlahan-lahan menarik kembali batang kemaluannya. Bibir luar vagina itu merekah dan seolah sengaja memperlihatkan lipatan celah vagina yang berwarna pink!

"Masih sakit, Sayang?"

"Hmm!"

"Sakit?"

"Enaak.., Theo!"

Theo tersenyum. Dilumatnya bibir gadis itu sambil menghentakkan pinggulnya. Dengan cepat, batang kemaluannya menghunjam. Ia menghentikan hentakan pinggulnya dan berdiri kejang setelah merasakan mulut rahim gadis itu tersentuh oleh ujung cendawannya. Lalu ditatapnya raut wajah murid yang dicintainya itu sekaligus dikaguminya!

Selain cantik dan dan seksi, muridnya itu pun tak pernah bertanya atau membantah ketika ia menghunjamkan kemaluannya sambil berdiri. Murid yang patuh sekaligus mempunyai ide-ide liar yang sensasional dalam bercinta. Mungkin muridku ini memang dikaruniai bakat bercinta, kata Theo dalam hati. Bakat untuk menaklukkan lelaki! Alangkah beruntungnya aku menjadi gurunya! Perlahan-lahan Theo menarik batang kemaluannya. Sebelah tangannya meremas bongkah pantat gadis itu dan yang sebelah lagi meremas dada.

"Aarrgghh..!" rintih Debby ketika merasakan batang kemaluan Theo kembali menghunjam vaginanya.

Ia terpaksa berjinjit karena batang kemaluan itu terasa seolah membelah vaginanya. Kedua tangannya dengan erat merangkul leher Theo. Ia ingin menggantung di leher lelaki itu. Lututnya terasa lemas menahan kenikmatan yang menjalari sekujur tubuhnya. Panasnya birahi membuat pori-pori di sekujur tubuhnya menjadi terbuka. Butir-butir keringat mulai merembes dari pori-porinya, bercampur dengan busa sabun yang masih tersisa di beberapa bagian tubuhnya.

Semakin sering ujung cendawan kemaluan lelaki itu menyentuh mulut rahimnya, semakin banyak pula keringat merembes di sekujur tubuhnya. Hingga akhirnya keringat itu terlihat mengkristal di kulitnya! Nafas Debby beberapa kali terhenti ketika Theo menarik dan menghunjamkan batang kemaluannya. Menarik dan menghunjam dengan cepat hingga terdengar 'cepak-cepak' yang merdu setiap kali pangkal pahanya berbenturan dengan pangkal paha Theo. Dan setiap kali mendengar suara 'cepak' itu, darahnya seolah terasa berdesir hingga ke ubun-ubun.

"Aarrgghh.., aarrgghh.., Theoo!"

"Theoo.., Debby pipiis..!"

Rintihan itu membuat Theo semakin cepat menghentak-hentakkan pinggulnya. Keringat bercucuran dari dahinya. Ia berusaha menahan nafas untuk mengendalikan tekanan air mani yang ingin menyemprot dari lubang batang kemaluannya. Tapi orgasme gadis belia yang sangat dicintainya itu ternyata membuat ia tak mampu lagi menahan tekanan air mani yang mengalir dari biji kemaluannya. vagina sempit itu berdenyut-denyut meremas batang kemaluannya. Menghisap air mani yang masih tertahan di batang kemaluannya. Membuat ia tak berdaya untuk mengendalikan desakan air mani yang menyemprot dari lubang batang kemaluannya.

"Aarrgghh..! Aarrgghh..! Debby, aarrgghh..!" raung Theo sambil menghujamkan batang kemaluannya sedalam-dalamnya.

"Theoo.., sstt, sstt.." desis Debby berulangkali ketika merasakan air mani lelaki yang sangat dicintainya itu 'menembak' mulut rahimnya.

'Tembakan' yang pertama terasa panas dan menggetarkan hingga membuat tubuhnya berdiri kejang dan punggungnya melengkung ke belakang. 'Tembakan' kedua dan ketiga membuat ia semakin berjinjit setengah bergantung di leher Theo.

"Aarrgghh.., Debby! Argh.., enaknya!" rintih Theo di telinga murid yang sangat disayanginya itu.

"Theoo.., sstt.., sstt..!" desis Debby pula berulangkali sesaat setelah lepas dari puncak orgasmenya!

Kedua telapak tangan Theo memangku bongkah pantat Debby. Telapak tangannya masih dapat merasakan kedutan-kedutan di bongkah pantat itu ketika gadis itu mencapai puncak orgasmenya. Dan dengan tenaga yang masih tersisa di tubuhnya, di tarik bongkah pantat yang kenyal itu agar mereka tak terjatuh. Ia tak ingin gadis itu terjatuh karena ia masih ingin batang kemaluannya tetap terbenam dalam kelembutan vagina yang sempit itu. vagina yang sangat dikaguminya, muda, segar, dan masih berwarna pink!

"Puas, Sayang?" bisik Theo sambil mengusap-usap punggung Debby.

"Puas banget!"

"Theo sangat menyayangi Debby."

"Debby juga sangat sayang pada Theo," kata Debby sambil mencium bibir Theo.

Mereka masih terus berciuman dengan mesra hingga batang kemaluan Theo mengkerut dan terlepas dari vagina Debby.



Senin, 19 November 2012

cewek rusia ini kalahkan jupe dalam hal Toge

banget-mojok kembali update dengan informasi menarik, dengan suguhan tips trik dalam percintaan
hubungan sexs | cara berhubungan sexs yang sehat| info menarik seputar kesehatan.
Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil

ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini

Cewek Seksi Rusia Ini Kalahkan Julia Perez - Julia Perez salah satu artis sexyIndonesia kali ini harus mengakui ‘keunggulan’ cewek cantik asal Rusia ini. mantan kekasih pesebakbola Gaston tersebut memiliki ukuran lingkar dada yang besar. Namun ‘milik’ gadis Rusia satu ini memang punya ukuran extra big size. Namun meskipun memiliki payudara besar dan sedikit memberatkan, sehari-harinya cewek cantik ini tetap bisa berpenampilan modis dan menarik minat mata lelaki yang nakal. Coba saja anda lihat foto cewek cantik Rusia dibawah ini.






















Minggu, 18 November 2012

cerita dewasa hot paling sensasional

cerita dewasa hot paling seru |porno|bugil|cewek berjilbab Nungging|paling sensasional
cerita dewasa paling seru
sexs bebas dalam kehidupan mahasiswa
zona artis model bugil
diajari ngentot oleh kak linda |cerita dewasa hot
ngentot tante sampai hamil |cerita heboh
kumpulan cerita dewasa paling lucu
uuuuuuupsssss maaaf kelihatan....
Cerita sex dewasa terbaru kali ini Sesudah cerita pertama aku dan istriku sering ngebayangin kejadian tersebut. Tapi memang karena situasi dan waktu, kita masih belum bisa mengulang threesome bersama yudi tersebut. Sekitar tiga minggu dari kejadian pertama, aku baru bisa bertemu dengan yudi. "Wah bro sibuk banget sih lu, susah banget mau ketemu lu" kata Yudi. "Jadwal padat banget bro" jawabku. Yudi mengira aku menghindar setelah kejadian pertama. Tetapi setelah kujelaskan bahwa aku memang sedang sibuk, Yudi pun paham. Setelah ngobrol ini itu, aku bertanya kepada Yudi. "Yud gimana, elu masih suka ngebayangin soal threesome kita ngak?" tanyaku. "Tiap hari" jawab Yudi. "Gue tiap ngesex ama bini gue, ngebayanginnya bini lu mulu bro" tambah Yudi. "Gue ama bini juga ngebayangin tentang itu terus" kataku. "Mau lagi ngak?" tanyaku. "Mau banget, kapan?" jawab Yudi. Terus kita berdua mencoba membuat rencana. Masalahnya istrinya Yudi suka ngikut Yudi kemana aja dan orangnya curigaan sama si Yudi jadi ngak bebas dia. Seminggu kemudian, sesuai rencana, aku dan istriku serta Yudi dan istrinya berenang bareng di sebuah komplek apartemen. Aku memiliki sebuah apartemen di komplek ini tapi aku sewain ke orang lain. Namun aku masih ada kartu kunci ekstra untuk masuk ke kolam renang. Aku tahu kolamnya selalu sepi. Di situ ada ruang shower sekaligus ganti baju yang unisex. Jadi didalam ruangan itu hanya ada tiga bilik gabungan cowok cewek. Ketika sudah duduk dipinggir kolam aku langsung copot baju dan celana, aku sudah pake celana renang didalam celanaku. Begitu juga Yudi. Istrinya Yudi tidak mau berenang, hanya duduk sambil membaca novel. Kemudian giliran istriku mencopot baju dan rok mininya. Istriku memakai bikini didalam bajunya. Ketika seluruh bajunya sudah dicopot, terlihatlah badan istriku yang aduhai. Hanya dibalut bikini kecil, istriku terlihat sexy dan menggoda sekali. Aku lihat Yudi memandangnya penuh nafsu. Setelah berenang renang sekitar 10 menit, aku dan Yudi menepi kearah yang jauh dari tempat duduk istrinya Yudi. Aku panggil istriku agar menepi kesini. "Say si Yudi udah ngak sabar tuh mau entot kamu" kataku. "Iiihhh, genit banget sih Yud" jawab istriku manja. "Coba aku cek dulu kontolnya, udah siap belum" kata istriku sambil memasukkan tangannya kedalam celana renang Yudi. "Siap dong, kan udah nafsu dari tadi" kata Yudi yang juga menyelipkan jarinya kedalam memek istriku. "Aku juga udah ngak sabar mau dientot ama kamu Yud" kata istriku. Kemudian agar istrinya Yudi tak curiga kita kembali berenang. Sekitar setengah jam kemudian kita pun selesai berenangnya. Sambil membawa baju ganti, kita bertiga menuju ruang ganti. "Bentar ya say, aku mandi dulu. Kamu tunggu sini aja" kata Yudi ke istrinya. Istrinya hanya menangguk sambil terus membaca. Di dalam ruang ganti kita masuk ke satu bilik bertiga. Kita pilih bilik yang paling besar, ada tempat buat duduknya. "Yud bukain bikiniku dong" kata istriku. Sambil mencopot bikini istriku, Yudi menyedot toketnya istriku. Jarinya sibuk menusuk nusuk memek istriku. Aku tidak mau ketinggalan, aku juga menyedot toket istriku yang satunya. Istriku merintih kegelian. Setelah itu dia berlutut di depan ku dan Yudi. Dicopotnya celana kita berdua dan dia mulai menghisap kontol kita berdua. "Rin, tambah enak aja elu nyepong nya" kata Yudi ke istriku. "Iya dong, aku kan udah tau kamu demennya disepong kaya gimana" jawab istriku. "Manteb yah bro, mulutnya bini gue, sepongannya maut" kataku ke Yudi. "Rin jangan terlalu enak, entar gue keluar nih, gue mau entot lu juga soalnya" kata Yudi. Istriku pun meyetop ngisepnya, dan menggambil posisi nungging ke tembok sambil berkata "Entot aku dari belakang, Yud." Yudi tanpa ragu langsung masukin kontolnya yang sudah super keras ke dalem memek istriku. Aku sambil duduk meminta istriku sambil menghisapku sambil dientot dari belakang oleh Yudi. Yudi tampak benar benar menikmati. Dia begitu kasar menyodok istriku saking nafsunya. "Yud, kaya nafsu banget sih kamu. Nanti memekku luka nih" kata istriku. "Gue udah nyimpen ini nafsu sebulan, gue mau lampiasin sepuasnya" jawab Yudi. Bener aja ngak lama dia pun keluar, sambil berteriak nikmat dan menyebut nama istriku Yudi mengeluarkan pejunya yang kental di dalam memek istriku. Aku pun keluar begitu lihat si Yudi puas, pejuku berceceran di dalam mulut istriku. Setelah keluar kontol kita berdua dibersihkan oleh istriku dengan dijilat jilat sampe bersih kepalanya. Setelah mandi dan bersih bersih Yudi berkata "Bro kalo bini gue lagi keluar kota boleh gue pinjem ngak bini lu? Ngak puas nih kalo cuma bentar kaya gini." "Emangnya mau elu apain bini gue kalo gue pinjemin?" tanyaku. "Bakalan gue pake semaleman berkali kali" kata Yudi. Aku ketawa mendengarnya, istriku memang bikin orang ketagihan pikirku. Tetapi dari kisah ini, yang paling membuatku nafsu sampe sampe ku entot lagi istriku ketika sampe dirumah adalah ketika dalam perjalanan pulang istriku dengan santainya berbincang bincang akrab dengan istrinya Yudi di bangku belakang, seperti tidak terjadi apa apa. Padahal tanpa diketahui istrinya Yudi, bahwa istriku baru saja memuaskan si Yudi bahkan sampe keluar di dalem memek segala.

Jumat, 16 November 2012

kumpulan cerita dewasa paling lucu

tempat kumpulan cerita lucu| cerita gokil | cerita bikin ngakkak inside |paling seru
Agar anda tidak bosan membaca Kumpulan Cerita Sex Dewasa padukan dengan Kumpulan Cerita Dewasa Lucu Humor dan gokil agar pikiran kembali segar. Kumpulan Cerita Dewasa Lucu merupakan artikel yang sangat baik untuk di baca saat otak mengalami tegang setelah menyelesaikan aktivitas yang melelahkan seharian.

Kumpulan Cerita Dewasa Lucu Paling Gokil akan selalu menjadi Informasi Terbaru bagi anda untuk dapat selalu tersenyum dan tertawa terbahak bahak saat membacanya. Untuk memulai keceriaan dengan Kumpulan Cerita Dewasa Lucu langsung saja membaca artikel berikut ini.



Cerita dewasa Lucu : 1 Pisang + 2 telor Puyuh

Pada suatu malam si Coy dan Alay bertemu… Beberapa saat kemudian siCoy bertanya pada si Alay.
Coy : "Lay, gua punya pertanyaan nich! Kenapa kalo orang kawin si uami jadi gemuk, Tapi si Istri malah jadi kurus?"
Alay : "Kar’na sisuami dari pulang kerja dia langsung makan dengan lahapnya, Sedangkan si istri lelah membuatkan makanan sang suaminya. Iya kan?"
Coy : "Salah…"
Alay : "Gua nggak tahu lagi tuh. Gua nyerah dah jawabannya emang apaan sich!!!??!!"
Coy : "Yang bener kar’na setiap harinya si suami dikasih 2 paha ayam, 2 susu sapi, dan 1 hamburger special…"
Alay : "Lah yang istrinya kok malah jadi kurus kenapa tuh!!!"
Coy : "Kar’na dia hanya mendapatkan 1 pisang dan 2 telur puyuh…"

Cerita Dewasa lucu : Burung Beo melihat Orang Bersetubuh

Ada seorang sebut saja Coy mempunyai seekor beo yang suka ngomong porno. Pada suatu hari Haji Mi'un ingin
melakukan sex dengan istrinya dan memberitahu ke Beonya kalau ada tamu tolong diterima.
Tidak lama berselang datang Cuy bertamu ke dan bertanya kepada Beo.
Cuy : "Beo, Coy mana?
Beo : "Sedang Ml,
Cuy berang dan kesal, ini beonya temannya kok ngomongnya porno, dan dengan kesal Cuy bertanya lagi,
Cuy : "Beo, Coy mana?
Beo : "Ml"
Cuy kesal dan mengambil sebilah pisau, dia memotong moncongnya beo, sehingga Beo tidak bisa bicara lagi. Cuy kembali bertanya,
Ustad : "Coy, Haji mana?
Beo : (Karena beo tidak bisa bicara lagi, dia menggerakkan pantatnya maju mundur seperti orang ngent**).

Cerita Lucu Dewasa : Salah Resleting

Tumini seorang wanita dewasa pegawai sebuah kantor swasta asing pagi itu mau berangkat kerja dan lagi menunggu bus kota di mulut gang rumahnya.

Seperti biasa pakaian yang dikenakan cukup ketat, roknya semi-mini, sehingga bodinya yang seksi semakin kelihatan lekuk likunya.

Bus kota datang, tumini berusaha naik lewat pintu belakang, tapi kakinya kok tidak sampai di tangga bus. Menyadari keketatan roknya, tangan kiri menjulur ke belakang untuk menurunkan sedikit resleting roknya supaya agak longgar.

Tapi, ough, masih juga belum bisa naik. Ia mengulangi untuk menurunkan lagi resleting roknya. Belum bisa naik juga ke tangga bus. Untuk usaha yang ketiga kalinya, belum sampai dia menurunkan lagi resleting roknya, tiba-tiba ada tangan kuat mendorong pantatnya dari belakang sampai Marini terloncat dan masuk ke dalam bus.

Tumini melihat ke belakang ingin tahu siapa yang mendorongnya, ternyata ada pemuda gondrong yang cengar-cengir melihat Tumini.

“Hei, kurang ajar kau. Berani-beraninya nggak sopan pegang-pegang pantat orang!”

Si pemuda menjawab kalem, “Yang nggak sopan itu situ, Mbak. Masak belum kenal aja berani-beraninya nurunin resleting celana gue.”

Cerita Dewasa Lucu : Setengah baya

enda bulat itu dipegang tante Intan, digerakkan naik-turun dengan penuh semangat, otot-ototnya pun menjadi tegang. “Ugh, capeknya angkat barbel.”

Cewek : “Uuh… Mas, kamu kok lama banget sih keluarnya? Aku pegel nih… cape.” Cowok : “Maaf say, tadi dosennya ngasih tugas dulu. Udah lama di sini?”

Kuputar tubuhnya menghadap belakang. Lalu kutusuk lubang kecil nan sempit itu, tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat… ”Lagi mau nge-charge HP, eh, ada sms masuk.”

Rena mengambil tisu, lalu mengelap lendir bening pacarnya itu. “Gara–gara kamu, sampe keluar gini,” kata sang pacar. “Maaf say, kamu jadi ketularan flu,” ujar Rena.

Para tante mengerubungiku, seraya memaksaku mengocoknya lebih cepat, akhirnya keluar juga benda putih itu. “Arisan kali ini yang dapet tante Marni.”

Cerita Lucu Dewasa : Pinjamkan Uang

Gemerlap kota terbesar kedua di Indonesia itu memberikan harapan kepada Parto, “akan kutaklukan Surabaya” katanya dalam hati.

Namun malang… sebulan di Surabaya, mereka tak berhasil mendapat kerjaan, sehingga akhirnya Parto dengan amat sangat terpaksa, minta kepada Sum agar mau ngalah berkorban, jadi WTS. Sum mula-2 nggak mau, tapi desakan ekonomi tak bisa ditahan lagi, akhirnya ia bersedia, dengan syarat … agar Parto selalu mendampinginya.

Akhirnya di seputaran Doly, Sum mejeng untuk pertama kalinya. Tak lama, sebuah angkot datang menghampiri…. sopirnya kesengsem dengan paras Sum yang ayu alamiah….

“Jeng… berapa tarifnya ?” tanya si sopir.

Sum kaget… karena emang tanpa persiapan mateng, sampe mo pasang tarif berapa juga kagak tahu, akhirnya ia menoleh ke belakang pohon tempat Parto mengawasinya dari jauh.

‘Bentar Mas.. ‘ katanya pada sopir angkot.

Ia menghampiri Parto, minta nasihat ….
Parto bilang : “Sum… kowe minta lima puluh ribu”

Sum kembali lagi ke sopir angkot dan bilang :
“lima puluh ribu mas…..”

“Wah… mahal yah….. awakku cuma ada 30 ribu…. boleh nggak…..”
Sum bingung lagi… dan ia kembali ke balik pohon tanya Parto

” Mas … dia punyanya cuman tiga puluh ribu… gimana ?”
Parto nyahut : “Bilang deh… kalo 30 ribu ya cuman dapat service tangan”

Sum balik lagi : “Mas… tiga puluh ribu pake tangan aja mau ?”
Sopir yg udah kebelet… setuju….

Mobil diparkir di tempat gelap…. dan di kursi depan si sopir mempelorotkan celananya. Giliran Sum akan melaksanakan tugasnya, ia terkesima melihat anunya si tamu yang besar sekali… dan ia bilang kepada si Sopir : “Mas… tunggu sebentar ya……”

Ia buru-buru balik lagi ke tempat Parto bersembunyi dan bilang kepada suaminya : “Mas Parto…. sampeyan ada duit 20 ribu nggak? Kalo ada mbok tolong dipinjamkan sama sopir itu dulu….. “