banget-mojok kembali
update dengan
informasi menarik, dengan suguhan
tips trik dalam
percintaan hubungan sexs |
cara berhubungan sexs yang
sehat| info menarik seputar
kesehatan.Anda juga dapat menikmati berita menarik lainnya dari kami seperti
cerita dewasa paling seru| artis hot|cerita seru|
vidio porno|cerita ML| artis bugil|kusus 17+|foto bugil ok deh selamat menikmati informasi yang mau melintas berikut ini
![Seks Bikin Wanita Lebih Seksi [ www.BlogApaAja.com ] Seks Bikin Wanita Lebih Seksi [ www.BlogApaAja.com ]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_uTs5ddnv9F7Qy9J7rrUcM8lNfMCbSj9_NAD8DlitlVZCHSh1E3dbqc5GWh3aGsUNBgoJbcIwAuuFY7sTNKlraYjmhE8AJVgkAMlQGtoPdBANQcPuI=s0-d)
Sebuah penelitian yang dilakukan David Blachflower, pakar ekonomi dari Dartmouth College, dan Andrew Oswald dari Universitas Warwick di Inggris, menyatakan aktif secara
seksual terbukti bisa
lebih bahagia dibanding makmur secara finansial. Dan, bagi
wanita, aktif secara
seksual juga akan membuat mereka dua kali merasa
lebih seksi.
Blachflower dan kawan-kawan meneliti hubungan antara kebahagiaan dan aktivitas
seksual pada sekitar 16.000 orang yang mereka jadikan sampel. Mereka menemukan bahwa
seks memberikan pengaruh yang kuat dan positif pada kebahagiaan itu sendiri. Bahkan bisa dibilang
seks identik dengan kebahagian. Namun bukan berarti hidup miskin dan aktif secara
seksual bisa membuat hidup
lebih bahagia dan bermakna.
Seperti dikutip dari jurnal Money, Sex and Happiness: An Empirical Study yang diterbitkan National Bureau of Economic Research, mengubah pola hubungan intim sekali per bulan menjadi dua kali seminggu setara dengan rasa bahagia setelah mendapat tambahan penghasilan sebesar 50.000 dolar AS, untuk rata-rata pekerja di Amerika.
"Hasil ini juga membuktikan bahwa uang masih menentukan kebahagiaan seseorang, meski tidak sebanyak yang dipikirkan ahli ekonomi. Kita juga harus melihat sisi psikologinya dan menyadari ada hal lain yang
lebih penting dari sekadar sisi finansial," ujar Blanchflower, seperti dilansir dari Softpedia, Rabu (7/3).
Blanchflower juga mengatakan tak ada hubungan langsung antara uang dan
seks, karena rata-rata orang dengan penghasilan berbeda cenderung memiliki frekuensi
seks yang sama. Namun
seks memiliki efek
lebih besar pada kebahagiaan seseorang terutama mereka yang memiliki pendidikan tinggi dan
lebih kaya, dibanding mereka yang berpendidikan rendah dan
lebih miskin.
Rata-rata mereka yang paling bahagia adalah mereka yang paling banyak berhubungan
seks secara rutin dan sehat, dalam hal ini pasangan yang sudah menikah atau mereka yang memiliki komitmen hubungan.
Selain itu, ikatan perkawinan yang stabil juga memberikan tingkat kebahagiaan, dan meningkatkan pemasukan sekitar 100.000 dolar AS/tahun. Sementara pasangan yang bercerai mengalami penurunan penghasilan sekitar 66.000 dolar AS/tahunnya.
Tingkat kebahagiaan memang tidak selalu dihubungkan dengan kehidupan
seksual. Namun menurut perhitungan ekonomi, yang menjelaskan
apa yang telah lama diketahui para ahli psikologi, mereka yang bahagia adalah mereka yang aktif secara
seksual. Memang tak bisa dipungkiri
seks dan kebahagian adalah dua sisi yang saling melengkapi.
"Berbagai studi sebelumnya menyatakan orang depresi cenderung jarang melakukan aktivitas
seks. Namun saat mereka bahagia, atau terbebas dari depresi, secara otomatis aktivitas
seks mereka akan meningkat, itu sudah pasti," kata pakar psikologi dan terapi
seks, Dr Robert Hatfield, dari Universitas Cincinnati dan juru bicara Society for the Scientific Study of Sexuality.
Lebih SeksiSementara itu, penelitian lain menyebutkan aktivitas
seksual pada pria,
wanita, atupun gay terbukti mampu menaikkan level testosteron, meski efek kenaikan testosteron
lebih banyak dijumpai pada para
wanita. Pada
wanita kenaikan testosteron semakin memudahkan mereka mengalami orgasme, meningkatkan rasa percaya diri, dan membuat mereka jadi semakin terlihat
seksi.
Menurut studi yang dikutip Discovery News, Minggu (11/03), hormon testosteron memainkan peran penting dalam perkembangan dan pemeliharaan karakteristik maskulin secara fisik pada laki-laki, meski
wanita juga memilikinya dalam jumlah yang tak begitu banyak.
Studi pertama dari dua studi yang dilakukan peneliti dari Department of Psychology, Universitas Simon Fraser, Kanada ini, mengungkapkan
wanita dan pria bisa mengubah tingkat hormon mereka berdasarkan seberapa sering mereka berpelukan, bermesraan ataupun bersenggama, yang secara otomatis akan meningkatkan tingkat testosteron.
Naik turunnya tingkat testosteron memang berpengaruh pada kesehatan, meskipun kenaikan yang terdeteksi masih berada dalam batas wajar.
"Studi pertama menemukan efek positif pada kenaikan level testosteron," papar pemimpin studi Sari van Anders.
Penelitian yang dipublikasikan untuk Jurnal Hormones dan Behavior, meneliti tingkat testosteron pada 49
wanita sebelum dan setelah berpelukan, bersenggama dan berlatih fisik.
Setelah melakukan aktivitas
seks, responden diminta mengisi kuisioner termasuk pengalaman orgasme, tingkat hasrat
seksual, dan perasaan yang mereka rasakan setelah bersenggama.
Dalam hal ini latihan juga ikut beperan, karena berlatih fisik juga turut mengubah kondisi biokimia seseorang.
Studi mencatat tingkat testosteron pada responden sebelum dan sesudah berpelukan dan berhubungan
seksual berbeda secara signifikan. Level testosteron semakin naik setelah bersenggama. Semakin tinggi tingkat testosteron, orgasme pada
wanita akan semakin baik, dan perasaan
seksi semakin meningkat pada hari berikutnya.
Studi kedua juga meneliti kenaikan tingkat testosteron namun dilakukan pada responden berstatus single, monogamous (seks dengan satu pasangan) dan polyamorous (seks dengan
lebih dari satu pasangan).
Para peneliti menemukan, mereka yang masuk kategori poligami memiliki tingkat testosteron
lebih tinggi dibanding yang single dan monogami.